BATAM –
**Borneonews - Batam**, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, kini telah menyiapkan suatu terobosan dalam proses pembuatan kartu nikah. Melalui penyediaan tautan dan kode batang atau *barcode*, pasangan suami istri dapat mencetak kartu nikah mereka secara mandiri. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Batam, Muhammad Dirham, menjelaskan pada hari Sabtu bahwa inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam pencetakan, tetapi juga memberikan alternatif berupa versi digital dari kartu nikah. Dengan adanya kartu nikah digital, pasangan dapat dengan mudah membawa dokumen pertunangan ke mana saja. Dirham menyatakan, "Setiap pasangan yang telah resmi menikah tidak hanya menerima buku nikah, tetapi juga akan diberikan akses melalui tautan dan *barcode* untuk kartu nikah digital, yang mana mereka bisa mencetaknya sendiri." Hal ini menjadi salah satu langkah positif untuk menyederhanakan proses administratif bagi pasangan yang baru menikah. Kartu nikah digital yang dimaksud memiliki desain yang menyerupai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dalam kartu tersebut, terdapat foto kedua pasangan yang diiringi dengan nama suami dan istri. Informasi penting seperti tanggal akad nikah juga dicantumkan. Lebih lanjut, Dirham menambahkan, "Kartu tersebut tidak hanya menampilkan foto, tetapi juga mencantumkan nama, tanggal pernikahan, lokasi tempat pernikahan yang terdaftar di KUA, nomor akta, serta *barcode* yang mempermudah verifikasi." Pasangan yang ingin membuat dan mencetak kartu nikah digital dapat mengakses situs resmi Kemenag di https://simkah.kemenag.go.id/. Dirham menjelaskan bahwa meskipun masih dapat mencetak kartu nikah di KUA, saat ini Kemenag hanya menyediakan *barcode* dan tautan tersebut. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran untuk pengadaan kartu nikah fisik. "Ini berarti bahwa pasangan sekarang harus mencetak sendiri kartu nikahnya. Di masa lalu, kami menyediakan kartu dan printer, tetapi saat ini kami hanya memberikan tautan dan *barcode*, mereka kini bertanggung jawab untuk mencetak kartu nikah mereka," ujarnya. ANTARA