**Borneonews - Bandung**, West Java Festival 2024 akan kembali menghadirkan konser musik megah yang menampilkan sejumlah bintang ternama, seperti Nidji, Wali, Kuburan, Yovie & Nuno, Project Pop, dan Tiara Andini. Konser ini akan berlangsung di GOR Saparua, Bandung, pada hari Minggu, 25 Agustus 2024.
Pengunjung dapat menikmati konser ini secara gratis, dengan syarat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi *Sapawarga*. Untuk mereka yang sudah melakukan pemesanan, terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui untuk menukarkan pemesanan tersebut menjadi tiket fisik.
Langkah pertama dalam proses penukaran tiket adalah membawa dokumen identitas yang sah, seperti KTP, Kartu Pelajar, Kartu Keluarga, atau SIM, baik dalam bentuk fisik maupun digital yang terdaftar dalam aplikasi resmi Kemendagri atas nama pemesan.
Selanjutnya, pemesan harus menunjukkan profil akun pada aplikasi *Sapawarga* serta bukti pemesanan e-tiket yang telah dilakukan, bersamaan dengan identitas yang sudah disebutkan, kepada petugas yang bertugas pada lokasi penukaran tiket.
Setelah verifikasi, petugas akan melakukan pemeriksaan data pemesan tiket. Pada langkah berikutnya, petugas akan memindai e-tiket yang ditunjukkan. Jika scan berhasil, pemegang tiket akan menerima tiket fisik yang dapat digunakan untuk menonton konser West Java Festival 2024.
Selama acara berlangsung, pengunjung diingatkan untuk tidak membawa barang-barang tertentu yang berpotensi berbahaya atau dilarang, seperti senjata, drone, perangkat lensa kamera profesional, serta barang-barang yang mudah terbakar. Untuk kenyamanan, disarankan bagi pengunjung untuk membawa peralatan makan dan minum sendiri, seperti totebag, topi, kamera, payung atau jas hujan, serta obat-obatan pribadi berdasarkan resep dokter.
Di luar konser yang berlangsung di Saparua, rangkaian acara juga akan meramaikan kawasan Gedung Sate, Kota Bandung pada 23-24 Agustus 2024. Acara ini akan dibuka oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin.
Di Gedung Sate Bandung, masyarakat setempat dapat menikmati beragam kegiatan menarik, termasuk penyerahan penghargaan untuk pemenang JabArt Competition Award 2024, acara pelepasan ekspor, dan konvoi motor listrik.
Program pada hari pertama mencakupatraksi seni yang bervariasi, seperti Tari Reak Kreasi yang berasal dari Kota Bandung, Tari Ronggeng Nyentrik dari Kota Bekasi, serta berbagai tarian lain dari Kabupaten atau Kota di sekitarnya, seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Bandung.
Tak hanya itu, pengunjung juga akan disuguhkan penampilan *K-Pop Cover Dance* dan *Anime Cosplay*. Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah workshop, seminar, job fair, festival kuliner, serta bazaar yang menampilkan produk-produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Hari pertama festival akan ditutup dengan pertunjukan dari musisi terkenal Indonesia, seperti Rocket Rockers, RAN, dan Club Dangdut Racun. Pada hari kedua, festival akan semakin meriah dengan prosesi nikah massal yang diikuti oleh puluhan pasangan pengantin.
Serangkaian kegiatan seni juga akan digelar pada hari kedua, menampilkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah. Di antaranya adalah Tari Ronggeng Ketuk Massal dari Kabupaten Indramayu dan Tari Gapura Hyang Dayang Sumbi dari Kabupaten Bandung Barat.
Fashion Show bertajuk Wastra Batik juga menjadi bagian penting dari acara, memperlihatkan karya-karya dari para penyandang disabilitas. Selain itu, penghargaan Smiling West Java Muslim Friendly Tourism Award 2024 juga akan disampaikan pada kesempatan ini.
Sebagai penutup, pertunjukan musik akan disajikan oleh Ega Robot dan wayang golek yang akan dibawakan oleh Dalang Kanha Giri Harja Dua Putu.
Dengan beragam kegiatan yang ditawarkan, West Java Festival 2024 dipastikan akan menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan, terutama mengingat bahwa ini adalah bagian dari perayaan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Barat.
ANTARA
Kemeriahan West Java Festival 2024, Konser dan Beragam Acara Seni
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Perkuat Ekonomi Keluarga, Pemkab Gumas Tingkatkan Kapasitas Perempuan
Sejumlah Relawan Alami Sesak Napas saat Tangani Karhutla di SMAN 3 Kapuas
Tabrak Bundaran 0 Kilometer Sampit, Sopir Mini Bus Sepakat Biayai Perbaikan
Wamenaker: Standar Kompetensi yang Jelas Dukung Pengembangan SDM
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







