SEMARANG –
**Borneonews - Wonosobo**, Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo, Jawa Tengah, telah menerjunkan 29 personel untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan *Dieng Culture Festival* (DCF) 2024. Pengamanan ini berlangsung 1x24 jam selama tiga hari, terhitung dari Jumat hingga Minggu, yakni pada tanggal 23 hingga 25 Agustus. Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, mengungkapkan bahwa persiapan untuk menjaga keamanan acara tahunan ini telah dilakukan dengan serius. Kerja sama antara Polres Wonosobo dan Polres Banjarnegara turut memfokuskan upaya pengamanan di daerah Dieng, salah satu destinasi wisata yang banyak diminati. "Dalam satu hari, jumlah personel yang dikerahkan mencapai sekitar 29 orang. Setiap harinya, akan ada pergantian personel yang ditugaskan di lokasi," jelasnya. Dengan adanya kegiatan DCF yang diperkirakan akan menarik banyak perhatian wisatawan, penempatan anggota di jalur menuju Dieng sangatlah krusial, terutama mengingat acara ini berlangsung pada akhir pekan. Selain penempatan personel, pihak kepolisian juga telah menyiapkan kayu ganjal sebagai langkah antisipasi terhadap kemacetan yang mungkin terjadi akibat kendaraan yang tidak mampu menanjak di beberapa titik jalan menuju Dieng. Hal ini menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama festival berlangsung. Untuk menangani volume lalu lintas yang mungkin meningkat dan mencegah kemacetan, Satlantas Polres Wonosobo juga menerapkan rekayasa lalu lintas, terutama di simpang titik 0 km Dieng. Dalam hal ini, kendaraan yang berangkat dari arah Wonosobo akan diarahkan melalui jalur kiri menuju Telaga Warna. Pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang guna memastikan kelancaran dan keamanan selama acara berlangsung. Ini termasuk penyediaan *water barrier*, mobil derek, dan tim urai yang siap bergerak menggunakan sepeda motor. Kolaborasi dengan Polres Banjarnegara semakin memperkuat pengamanan, mengingat sebagian besar wilayah Dieng terletak di Kabupaten Banjarnegara. ANTARA