BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa Universitas Pertahanan (Unhan) telah menetapkan standar tinggi yang sebanding dengan universitas terbaik di dunia. Dalam pidatonya pada sidang senat terbuka wisuda program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor Unhan yang berlangsung di Sentul, Kabupaten Bogor, pada hari Sabtu, ia menyatakan, "Kami menetapkan suatu standar yang sangat tinggi; untuk program S1, saya mengacu pada universitas-universitas terbaik di dunia." Prabowo menambahkan bahwa lulusan Unhan terdiri dari putra-putri terbaik dari seluruh pelosok Indonesia. Mereka dipilih melalui proses seleksi yang mengedepankan kemampuan dan kapabilitas individu. Dalam kesempatan ini, ia juga mengungkapkan bahwa para calon mahasiswa yang terpilih diberikan beasiswa untuk mengikuti perkuliahan di Unhan, tanpa memandang latar belakang ekonomi, agama, maupun status sosial. Ia menyatakan, "Penilaian tidak didasarkan pada pangkat atau kekayaan orang tua, agama, suku, maupun latar belakang lainnya. Ketika memulai program S1 ini, tujuan kami hanyalah mencari putra-putri terbaik dari Indonesia." Prabowo juga memberikan penghargaan kepada Rektor Unhan, Letjen TNI Jonni Mahroza, Ph.D., serta para rektor sebelumnya, atas upaya mereka yang telah berkontribusi meningkatan kualitas universitas tersebut. Dia menjelaskan bahwa Unhan didirikan dengan kesadaran bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang terampil di berbagai bidang seperti sains, teknologi, *engineering*, dan matematika. "Ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas adalah hal yang sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup dan kemajuan bangsa di masa sekarang dan yang akan datang, dimana peradaban manusia akan sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh kemajuan dalam sains dan teknologi," ujarnya. Prabowo mengenang tantangan yang dihadapinya saat awal mendirikan program pendidikan ini, tetapi saat ini ia bersyukur karena usaha tersebut telah membuahkan hasil. Dia mengungkapkan bahwa saat diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk membuka lembaga pendidikan di daerah-daerah terpencil di Indonesia, saat ini ia telah mewujudkan pendidikan tersebut di wilayah Papua. Di akhir pernyataannya, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap motto Unhan, "Pradita Wiratama Negara Bakti," yang berarti cerdas dan pintar, serta siap berbakti kepada negara. Ia menggambarkan motto tersebut sebagai simbol dari perwira yang tidak hanya cerdas dan berani, tetapi juga berkomitmen untuk mengabdi dan memberikan kontribusi bagi bangsa. ANTARA