**Borneonews - Bandung**, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), telah memberikan sertifikasi halal serta hak cipta kepada ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan legitimasi dan daya saing produk UMKM.
Kepala Disperindag Jabar, Noneng Komara Nengsih, menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut diberikan kepada UMKM yang telah menjalani proses pendampingan oleh dinas perdagangan di setiap kabupaten dan kota. "Kami selalu berkomitmen untuk memberikan fasilitas, termasuk sertifikasi halal dan hak cipta. Selain itu, kami juga mendampingi proses pembiayaan dan kemasan," ungkapnya di Bandung.
Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis kepada 100 pelaku UMKM yang mewakili berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka West Java Festival (WJF) 2024 di Gedung Sate, Bandung, pada Jumat, 23 Agustus 2024.
Menurut Noneng, pendampingan dan pemberian sertifikasi ini merupakan program rutin yang ditawarkan kepada pelaku usaha. "Kami mengundang perwakilan dari 100 pelaku usaha untuk mendapatkan fasilitas tersebut," tuturnya.
Bagi UMKM yang ingin memperoleh pendampingan serta sertifikasi halal, Noneng menyarankan untuk mengunjungi dinas perdagangan di masing-masing daerah. "Kami mendorong dinas-dinas Indag di kabupaten dan kota untuk berperan aktif, dengan fokus pada sentra-sentra industri. Kami berharap semua industri dapat berlokasi di kawasan industri untuk lebih memudahkan dalam mendapatkan fasilitas dari berbagai kementerian dan lembaga," tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat para pelaku UMKM untuk lebih berinovasi, serta meningkatkan standar kualitas produk yang mereka tawarkan ke pasar.
ANTARA
Pemprov Jabar Berikan Sertifikasi Halal dan Hak Cipta untuk UMKM
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







