BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Mentok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung**, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik setempat, tengah menginisiasi pengembangan program *Desa Cinta Statistik* di Desa Kacung, yang terletak di Kecamatan Kelapa. Peluncuran program ini diharapkan tidak hanya terbatas pada satu desa, tetapi dapat diperluas ke seluruh desa dalam upaya memperoleh data yang akurat serta terarah. Hal ini dinyatakan oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, pada hari Sabtu di Mentok. Pemerintah berharap dengan adanya program ini, setiap desa akan mampu menyajikan data yang jelas dan mendukung proses pembangunan, baik di tingkat lokal maupun di tingkat yang lebih tinggi. Dengan dilaksanakannya program *Desa Cinta Statistik*, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan data statistik di level desa. Penggunaan data yang lebih baik ini akan berkontribusi pada pencapaian pembangunan yang lebih terencana dan sistematis. Menurut Bong, program ini juga akan membantu pemerintah mengurangi pengeluaran besar yang selama ini dialokasikan untuk pendataan dan survei statistik yang berskala luas setiap tahunnya, karena data tersebut sudah dapat dihasilkan di tingkat desa. "Penerapan program ini sangat penting, dan kami rencanakan tidak hanya di Desa Kacung, melainkan dapat diimplementasikan di seluruh desa di Kabupaten Bangka Barat. Hal ini akan memungkinkan kabupaten kita memiliki data yang terintegrasi, akurat, dan terbaru dari masing-masing desa," tambah Bong. Sementara itu, Kepala Desa Kacung, Dimas Darmawansyah, menjelaskan bahwa program ini memiliki peran krusial dalam menghasilkan data yang tepat di tingkat desa. Dia menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan data statistik di masyarakat desa. Dimas menekankan bahwa statistik bukan sekadar angka, tetapi merupakan alat yang sangat berharga untuk merencanakan dan mengambil keputusan yang lebih baik. Dengan adanya *Desa Cinta Statistik*, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai pentingnya data dan perencanaan pembangunan. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pengumpulan serta pemanfaatan data yang akurat demi tercapainya tujuan bersama. ANTARA