PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengukuran kebugaran jasmani dan skrining kesehatan penyakit tidak menular (PTM) pada remaja di Kalimantan Tengah sangat penting sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan generasi muda.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul menegaskan bahwa masa remaja adalah fase kritis dalam perkembangan fisik dan mental, di mana pola hidup sehat akan sangat mempengaruhi kesehatan di masa dewasa.

Suyuti menjelaskan pengukuran kebugaran jasmani dapat membantu mendeteksi kondisi fisik remaja, seperti kekuatan otot, daya tahan kardiovaskular, dan fleksibilitas. 

“Dengan deteksi dini, intervensi kesehatan bisa segera dilakukan jika ditemukan masalah,” ujarnya, Sabtu, 24 Agustus 2024.

Selain itu, aktivitas fisik yang terukur dan teratur juga berperan penting dalam mencegah obesitas dan mendukung kesehatan mental, yang sangat memengaruhi perkembangan akademik dan sosial remaja.

"Skrining untuk penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi juga sangat diperlukan sejak dini. Deteksi awal memungkinkan remaja diberikan panduan untuk mengadopsi pola makan sehat dan gaya hidup aktif, sehingga risiko penyakit di masa depan dapat dikurangi," kata Suyuti.

Dirinya juga menekankan bahwa, skrining kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari faktor risiko seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan buruk lainnya.

--page

“Pengukuran kebugaran jasmani dan skrining kesehatan PTM merupakan bagian penting dari upaya menciptakan generasi muda yang sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Program ini memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk dari dinas kesehatan, pendidikan, dan masyarakat, agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif,” tutup Suyuti. (MARINI/R)