PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB memberi kontribusi besar bagi pertumbuhan bagi ekonomi Kalimantan Tengah yang mencapai 3,80 persen di triwulan II tahun ini.

"Pada triwulan II 2024, ekonomi Kalteng tumbuh sebesar 3,80 persen yoy, lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya 5,01 persen yoy, dan berada di bawah pertumbuhan Kalimantan maupun Nasional," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias pada Sabtu, 24 Agustus 2024.

Dari sisi penawaran, pertumbuhan ekonomi yang melambat disebabkan oleh kinerja pertambangan dan industri pengolahan yang tumbuh terbatas.

"Pertambangan tumbuh melambat disebabkan oleh permintaan global yang lemah terutama dari negara mitra dagang utama China dan Jepang," bebernya.

Sementara, lanjutnya, terbatasnya pertumbuhan industri pengolahan ditopang oleh menurunnya produksi CPO sebagai dampak isu non-produksi di sekitar pabrik TBS.

"Meskipun demikian, perlambatan yang lebih dalam ditahan oleh kinerja perdagangan yang masih tumbuh cukup tinggi disokong oleh perdagangan antar daerah dan perdagangan ritel seiring meningkatnya konsumsi rumah tangga," bebernya.

--page

Dari sisi permintaan, tuturnya lagi, perlambatan ekonomi dipicu oleh ekspor yang terkontraksi sejalan dengan menurunnya kinerja pertambangan.

"Namun, konsumsi rumah tangga ditopang meningkatnya mobilitas Masyarakat terutama pada momen perayaan HBKN, cuti bersama, dan libur ajaran tahun baru mendorong ekonomi tetap tumbuh positif," jelas Andri.(TESTI PRISCILLA/R)