JAKARTA –
**Borneonews - Badung, Bali**, Sekretaris Komite Pengarah untuk Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda, mengungkapkan bahwa pelaksanaan muktamar kali ini merupakan sebuah anugerah yang sangat berarti bagi partainya. Dalam pernyataannya, Huda menyatakan rasa bangga dan syukur kepada Tuhan, karena muktamar ini dilangsungkan dengan berbagai pencapaian dan prestasi yang berhasil diraih oleh PKB. Hal ini diharapkan sesuai dengan amanah serta mandat yang ditetapkan pada Muktamar V yang berlangsung pada tahun sebelumnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ungkapan rasa syukur itu juga terwujud dalam pemenuhan mandat dari Muktamar V yang digelar pada tahun 2019. Mandat ini bertujuan untuk mendorong kader terbaik partai agar dapat berkompetisi dalam Pemilu 2024. Huda menambahkan, "Alhamdulillah, kemarin Muhaimin Iskandar telah terlibat dalam kompetisi pemilihan presiden, meskipun hingga saat ini belum memperoleh mandat dari rakyat." Selain itu, Huda menekankan rasa syukur partainya karena berhasil memenuhi amanah untuk meningkatkan jumlah kursi yang diraih di DPR RI. "Kenaikan kursi yang signifikan sangat menggembirakan. Pada hasil pemilu yang berlangsung pada tanggal 14 Februari lalu, PKB berhasil mengantar kader terbaiknya meraih 68 kursi, meningkat dari 58 kursi sebelumnya. Ini menunjukkan kenaikan sebanyak 10 kursi dalam Pemilu 2024," jelasnya. Pada kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan bahwa Muktamar VI PKB dibuka oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Diketahui pula bahwa Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan hadir pada acara penutupan yang berlangsung pada hari Minggu (25/8). Sekretaris Panitia Penyelenggara Muktamar VI PKB, Zainul Munasichin, menginformasikan bahwa jumlah peserta yang hadir pada muktamar ini mencapai 2.888 orang. Dengan antusiasme yang tinggi, muktamar ini menjadi momentum penting bagi PKB untuk mewujudkan visi dan misi kedepan. ANTARA