JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Timur**, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) telah berhasil menyempurnakan penampilan lokomotif uap legendaris CC5001 yang kini dapat ditemukan di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Upaya beautifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik visual dari lokomotif yang ikonik tersebut. Dalam acara peresmian pelestarian lokomotif yang dilaksanakan pada hari Sabtu, Ketua Umum IRPS, Ricki Dwi Agusti, menjelaskan bahwa seluruh proses beautifikasi berlangsung selama 21 hari. IRPS mengeluarkan anggaran sebesar Rp70 juta untuk kegiatan ini, dan dana tersebut diperoleh dari sumbangan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ricki mengungkapkan, "Program beautifikasi lokomotif uap CC5001 merupakan ungkapan rasa syukur kami, mengingat IRPS telah beroperasi selama 22 tahun. Ini juga merupakan cara untuk merealisasikan visi dan misi komunitas kami dalam menjaga dan melestarikan sejarah perkeretaapian di Indonesia." IRPS, yang didirikan pada tahun 2002, merupakan komunitas yang peduli dengan kereta api dan sejarah perkeretaapian di tanah air. Komunitas ini berkomitmen untuk melestarikan dan mendokumentasikan perkembangan industri perkeretaapian, dari masa lalu hingga saat ini. Lokomotif CC5001 adalah salah satu dari hanya tiga unit lokomotif uap *articulated* "Mallet" besar yang masih ada di Indonesia. Lokomotif ini pertama kali dihadirkan oleh perusahaan perkeretaapian yang dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda, yaitu Staatsspoorwegen, dan diproduksi oleh pabrik Nederlandsche Fabriek van Werktuigen en Spoorwegmaterieel (Werkspoor) pada tahun 1922. Selama operasinya, lokomotif ini dikenal sebagai spesialis jalur pegunungan, dengan layanan awal yang terfokus di wilayah Priangan Barat dan Timur, sebelum akhirnya diperluas ke daerah lain seperti Purwokerto, Ambarawa, dan Surabaya. Lokomotif CC5001 juga tergolong dalam seri lokomotif CC50 yang berada di bawah naungan Depo Lokomotif Cibatu. Untuk kegiatan beautifikasi ini, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Mohamad Risal Wasal, memberikan apresiasi terhadap upaya IRPS. "Sungguh luar biasa kinerja teman-teman di IRPS yang telah berhasil memperindah lokomotif CC5001," ujarnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini akan meningkatkan minat pengunjung Museum Transportasi TMII untuk melihat koleksi alat transportasi yang telah dipermak tersebut. Beautifikasi lokomotif uap CC5001 merupakan program beautifikasi ketiga yang telah dilaksanakan oleh IRPS, setelah sebelumnya mereka juga melakukan beautifikasi terhadap lokomotif uap B2207 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur pada tahun 2022, serta lokomotif uap B1304 di Stasiun Cirebon Kejaksan pada tahun 2023. ANTARA