KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, mengajak masyarakat setempat untuk menjaga situasi yang aman dan damai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang. Ketua FKUB Kabupaten Sumba Barat Daya, Pendeta Irene Takandjandji, menekankan pentingnya dihindari tindakan yang bisa mengganggu keamanan, seperti mengonsumsi *minuman keras* dan penggunaan benda tajam secara sembarangan. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa kebiasaan seperti ini sudah menjadi bagian dari budaya sehari-hari masyarakat SBD, di mana *minuman keras* dan senjata tajam seperti parang sering kali berkaitan dengan tradisi setempat. Namun, ia menggarisbawahi pentingnya penggunaan benda tajam dengan penuh tanggung jawab untuk mencegah terjadinya tindak kriminal. Pendeta Irene juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kestabilan sosial demi terciptanya kerukunan antarumat beragama dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat. Lebih lanjut, Pendeta Irene menyebutkan bahwa Nusa Tenggara Timur dikenal dengan slogan *Nusa Terindah Toleransi*, yang mencerminkan beragam adat istiadat dan agama di 22 kabupaten dan kota di provinsi ini. Meskipun terdapat perbedaan, masyarakat NTT dapat hidup secara harmonis tanpa adanya kesenjangan. Dia juga mengatakan bahwa toleransi yang selama ini terjalin di provinsi tersebut menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. Keharmonisan antarumat beragama, menurutnya, membuat NTT menjadi wilayah dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi baik antara penganut agama yang berbeda maupun dalam komponen masyarakat itu sendiri. Pendeta Irene menekankan bahwa masyarakat SBD perlu menjaga dan mempertahankan budaya damai yang telah ada. Dia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman untuk semua yang tinggal di kabupaten tersebut. Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih cermat dalam menyaring informasi yang beredar di masyarakat dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita hoaks yang dapat memecah belah. Ujaran kebencian dan isu-isu yang menyesatkan yang bertujuan untuk memprovokasi masyarakat demi kepentingan individu atau kelompok tertentu harus dilawan. Menjelang Pilkada 2024, Pendeta Irene menyerukan agar warga aktif mendukung pemerintah dalam menyukseskan seluruh proses pemilihan, sehingga diharapkan dapat berjalan lancar dan kondusif. “Masyarakat Kabupaten SBD harus memberikan dukungan penuh serta membantu pemerintah dan aparat terkait untuk mensukseskan Pilkada tahun 2024, terutama di wilayah Sumba Barat Daya,” tutupnya. ANTARA