JAKARTA –
**Borneonews - Tokyo**, Warga Jepang kini ingin memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan keindahan dan budaya, tidak hanya sebatas Bali sebagai destinasi wisata yang terkenal. Dalam seminar bertajuk „Bukan hanya Bali! Perjalanan keliling pulau-pulau Indonesia”, Rieko Yui, seorang pembicara dari Persatuan Persahabatan Machida-Indonesia, menyampaikan bahwa pengetahuan umum masyarakat Jepang tentang Indonesia cenderung terbatas, terfokus hanya pada Bali. Yui menjelaskan bahwa Bali sering kali dianggap sebagai satu-satunya tujuan wisata utama di Indonesia, sedangkan pulau-pulau lain jarang dikenal oleh masyarakat Jepang. Dia berharap dapat memperkenalkan keberagaman pulau-pulau di Indonesia yang memiliki pesona dan daya tarik tersendiri, khususnya di kawasan Machida. Dalam seminar tersebut, Yui tidak hanya membahas destinasi, tetapi juga mengangkat aspek budaya dan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. Dia memperkenalkan keunikan dari Sumatra Utara, Sumatra Barat, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua. Beberapa atraksi Indonesia yang disoroti antara lain rempah-rempah khas dan keripik Minang, tradisi lompat batu dari suku Nias yang dikenal dengan istilah *fahombo*, pesona Pulau Komodo, kekayaan bawah laut Raja Ampat, serta tradisi upacara kematian yang unik di Toraja. Selain pemaparan materi, seminar ini juga menyajikan pertunjukan seni budaya. Perwakilan dari sanggar Duta Melati mempersembahkan Tari Rantak dari Sumatra Barat dan Tari Burung Enggang yang berasal dari suku Dayak di Kalimantan Timur. Peserta seminar diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dan belajar tarian Maumere dari Nusa Tenggara Timur, yang dipandu oleh Ketua Sanggar Duta Melati, Tini Kodrat. Seminar ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kota Machida bekerja sama dengan Perpustakaan Publik Tsurukawa dan Persatuan Persahabatan Machida-Indonesia, serta Duta Melati. Kota Machida sebelumnya ditunjuk untuk menyambut tim Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, sehingga pemerintah setempat berupaya untuk terus menjalin kerjasama dengan Indonesia melalui kegiatan budaya seperti seminar ini. Yui menambahkan bahwa masyarakat di Machida masih memiliki sedikit pengetahuan mengenai Indonesia. Ia berharap seminar ini dapat memperkenalkan aspek sosial dan budaya yang menarik dari Indonesia, sehingga para peserta menjadi lebih akrab dengan keunikan negara ini. Salah satu peserta, Ozaki, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap materi yang disampaikan dan lokakarya tari Maumere. Ia mengungkapkan, "Saya sangat senang. Saya suka tariannya. Mereka menari dengan indah dan riasannya sangat cantik. Saya juga penasaran dengan keripik-keripik yang diperkenalkan dan ingin mencobanya." Ozaki mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi Danau Kelimutu di Flores, Nusa Tenggara Timur, yang terkenal akan keindahan telaga tiga warnanya. ANTARA