BANDUNG –
**Borneonews - Kabupaten Bandung**, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung menegaskan bahwa suporter Arema Malang yang dikenal sebagai Aremania tidak diizinkan untuk hadir menyaksikan pertandingan antara Persib Bandung melawan Persebaya. Pertandingan ini merupakan bagian dari Liga 1 2024/2025 dan akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pejabat sementara Kapolresta Bandung, AKBP Maruly Pardede, menjelaskan bahwa larangan ini berlandaskan keputusan PSSI yang menyatakan bahwa suporter dari tim tamu tidak diperbolehkan hadir dalam laga tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi keamanan selama pertandingan berlangsung, sehingga situasi dapat tetap aman dan kondusif. Ia juga menegaskan pentingnya kepatuhan dari suporter tim tamu. Jika Aremania tetap bersikeras untuk hadir, hal itu dapat berpotensi menyebabkan sanksi bagi Persib Bandung dari pihak PSSI. Maruly mengharapkan agar Aremania dapat menahan diri dan menerima keputusan ini demi kebaikan bersama. Lebih lanjut, Maruly menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan Kepolisian Resor Kota Malang, manajemen Arema FC, dan perwakilan Aremania Utas untuk membahas larangan tersebut. Dalam pertemuan itu, semua pihak sepakat agar Aremania tidak berangkat untuk mendukung tim mereka ke Bandung. Di sisi lain, Wakil Presiden Operasional PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, mengajak semua pihak untuk memahami serta mematuhi peraturan yang telah ditetapkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung klub. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap tim masing-masing dalam suasana yang aman. Andang juga memperingatkan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh suporter dapat berakibat pada sanksi bagi kedua klub. Ia menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama menegakkan aturan, sehingga menciptakan suasana sepak bola di Indonesia yang lebih baik dan lebih kondusif untuk semua. ANTARA