JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini dianugerahi penghargaan *Climate Hero Award* sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam perjuangan melawan perubahan iklim untuk kepentingan ekonomi bangsa. Dalam acara Indonesia Net-Zero Summit (INZS) yang berlangsung di Jakarta, ia menyatakan bahwa merasa terhormat menjadi penerima penghargaan tersebut, sembari menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan besar bagi umat manusia. "Saya merasa rendah hati sebagai penerima *Climate Hero Award*. Saya sepenuhnya memahami bahwa *climate change* adalah tantangan yang nyata bagi kita semua. Penghargaan ini saya percepat kepada Anda semua yang dengan gigih mengupayakan perjuangan melawan perubahan iklim setiap harinya," ungkap Sri Mulyani. Penghargaan ini diberikan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) sebagai pengakuan atas inisiatifnya di ranah ekonomi dalam mengatasi dampak perubahan iklim. Dalam sambutannya, Sri Mulyani juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penghargaan tersebut, sembari menekankan bahwa perjuangan ini merupakan tanggung jawab bersama setiap individu di seluruh dunia. "Setiap perjuangan memerlukan langkah-langkah tertentu atau *milestone* yang memberikan harapan untuk terus maju," lanjut Menkeu. Ia menekankan bahwa tantangan perubahan iklim bukan hanya sekedar isu pemerintah, tetapi juga memerlukan komitmen dari seluruh sektor masyarakat. Sri Mulyani juga mencatat pentingnya keterlibatan seluruh pihak, termasuk para menteri keuangan dan pembangunan, dalam skala global untuk mengatasi perubahan iklim yang kian mengancam keberlangsungan hidup. Ia mengingat kembali keterlibatannya dalam isu ini sejak tahun 2007, ketika Indonesia menjadi tuan rumah COP Ke-13 di Bali, di mana ia mulai aktif berkolaborasi dengan para menteri keuangan dari seluruh dunia untuk membahas dampak ekonomi dari *climate change*. Kepada generasi muda yang hadir, Menkeu menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat mereka dalam memerangi perubahan iklim. Ia juga mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi teknis dan integritas guna menghadapi berbagai tantangan global yang ada. "Tantangan perubahan iklim sangat kompleks dan memerlukan kontribusi dari setiap individu. Perang melawan *climate change* ini membutuhkan dukungan teknologi, kebijakan yang efektif, serta semangat yang takkan pernah padam," tegas Sri Mulyani. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya miliknya, tetapi juga merupakan milik semua orang yang tidak henti berjuang untuk melawan perubahan iklim. "Mari kita terus berjuang melawan tantangan ini dan berharap bahwa seluruh umat manusia dapat menyelamatkan bumi dan kelangsungan hidup kita," pungkasnya. ANTARA