**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memberikan peringatan kepada para pedagang dan distributor untuk tidak menaikkan harga barang secara sepihak. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengendalikan laju inflasi yang terjadi di daerah tersebut.
Pemkot Jayapura juga menegaskan kepada pedagang agar tidak menjual barang-barang yang sudah melewati batas kedaluwarsa. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan masyarakat serta menegakkan kepatuhan terhadap regulasi yang ada.
Christian Sohilait, Penjabat Wali Kota Jayapura, mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa data terakhir menunjukkan angka inflasi di wilayah ini turun menjadi 0,90 persen dari sebelumnya 1,17 persen. Kondisi ini mengindikasikan bahwa baik ketersediaan maupun harga barang di pasar modern maupun tradisional cukup stabil.
Untuk memastikan keadaan ini, kami akan melakukan inspeksi mendadak, atau yang sering disebut *sidak*, guna memantau ketersediaan serta harga barang di pasar, ujarnya.
Sohilait menjelaskan bahwa pemkot, bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), telah melakukan *sidak* pada hari Jumat, 23 Agustus, untuk memastikan bahwa ketersediaan barang tetap terjaga dan harga tidak melonjak.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa tidak ada barang kedaluwarsa yang dijual di pasar. Pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya di pasar, tetapi juga di Gudang Bulog Papua untuk mengecek pasokan beras.
Berdasarkan laporan dari Bulog, kami memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng dapat bertahan hingga Desember 2024, tambahnya.
Ia juga mencatat bahwa saat ini harga komoditas seperti cabai, tomat, telur, dan daging ayam di pasar berada dalam keadaan stabil. Hal ini diharapkan dapat mendorong para pedagang untuk tidak menaikkan harga, terutama menjelang perayaan hari raya keagamaan yang akan datang.
ANTARA
Pemkot Jayapura Ingatkan Pedagang Agar Tidak Naikkan Harga
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
Komentar (0)
Memuat komentar…







