JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Utara**, Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengalami kesulitan dalam upaya memadamkan api yang terjadi di kawasan rel kereta api Tanjung Priok pada Sabtu malam. Hal ini disebabkan oleh adanya aksi tawuran di area tersebut yang menghambat proses pemadaman. Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran dan segera mengirimkan petugas untuk menangani situasi. Namun, setibanya di lokasi, petugas justru terhalang oleh situasi tawuran yang sedang berlangsung. Menurut Gatot, para petugas tidak mengambil risiko untuk masuk ke dalam zona berbahaya tersebut, di mana pelaku tawuran diketahui membawa senjata tajam. "Kami tidak berani untuk melaksanakan pemadaman api karena tawuran masih aktif dan ada yang menggunakan celurit," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Gulkarmat telah memutuskan untuk menunggu di lokasi hingga situasi tawuran mereda sebelum melanjutkan upaya pemadaman. "Kami tidak akan berani memasuki area tersebut tanpa adanya perlindungan dari pihak keamanan," ungkapnya. Sementara itu, kebakaran diketahui telah melibatkan beberapa bangunan yang terletak di kawasan rel kereta api di Gang Pelita, Tanjung Priok. Petugas Gulkarmat siap dikerahkan untuk memadamkan api tersebut setelah kondisi di lapangan memungkinkan untuk melanjutkan upaya tersebut. ANTARA