JAKARTA –
**Borneonews - Badung, Bali**, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, secara resmi membuka Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung pada 24 hingga 25 Agustus di Kabupaten Badung, Bali, pada hari Sabtu malam. Wapres Ma'ruf tiba di lokasi acara sekitar pukul 19.20 WITA dengan mengenakan jas hitam, dipadukan dengan sarung serta peci hitam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, "Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa tahun 2024." Pernyataan ini menandai pentingnya acara tersebut dalam konteks perkembangan partai. Menurut Wapres, PKB memiliki visi sebagai partai yang mendukung kebangkitan bangsa. Ia menegaskan bahwa selama ini PKB telah menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap bangsa dan negara. Keberadaan partai ini dalam ranah politik nasional, menurutnya, menjadi bukti bahwa PKB aktif dalam mewujudkan visinya. Pada kesempatan itu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang akrab dipanggil Cak Imin, menyambut kedatangan Wapres dengan mengenakan busana adat Bali lengkap dengan ikat kepala *udeng*. Keberadaan Wapres di acara ini juga diiringi oleh beberapa pejabat penting, termasuk Menteri Koordinasi bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, serta Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily. Muktamar VI PKB, yang diselenggarakan selama dua hari, memiliki agenda yang sangat strategis. Agenda tersebut mencakup pemilihan ketua umum, pemilihan ketua dewan syura, serta perumusan platform perjuangan politik. Selain itu, disepakati juga garis-garis besar perjuangan partai untuk lima tahun ke depan. Sekretaris Steering Committee Muktamar VI PKB, Syaiful Huda, menjelaskan bahwa berbagai rekomendasi politik akan dihasilkan dari diskusi yang dilakukan secara kontinu di berbagai forum, baik di tingkat komisi maupun forum permusyawaratan wilayah. Ia menyatakan bahwa rekomendasi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai dinamika yang mungkin muncul dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial di masa yang akan datang, dalam rentang waktu lima tahun. Sebagai penutup, Muktamar tersebut juga dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto pada hari Minggu, 25 Agustus, saat acara penutupan. Ini menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai elemen politik dalam forum tersebut untuk memperkuat posisi PKB di kancah politik nasional. ANTARA