JAKARTA –
**Borneonews - Badung, Bali**, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, memimpin Dewan Pimpinan Pusat dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan di tengah pelaksanaan Muktamar PKB. Kegiatan ini diselenggarakan dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh banyak peserta. Pembacaan laporan tersebut dimulai pada pukul 21.48 WITA. Dalam kesempatan ini, Cak Imin memaparkan berbagai isu penting, termasuk hasil Pemilu 2024 yang akan datang, laporan keuangan partai, serta pengusungan calon presiden dan wakil presiden untuk periode selanjutnya. Dia menegaskan keberhasilan kampanye yang berlangsung tanpa pengeluaran besar dan berdampak signifikan dalam mendorong popularitas partai di kalangan masyarakat. “Alhamdulillah, kampanye yang kami lakukan tidak memerlukan biaya yang besar, tetapi memberikan dampak yang luar biasa,” ungkap Cak Imin di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, pada hari Sabtu. Ia juga memperkenalkan salah satu inisiatif kampanye baru yang dinamakan *Slepet Imin*, yang diharapkan dapat menarik perhatian pemilih. Pada kesempatan yang sama, Cak Imin menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi selama masa kepemimpinannya di PKB dari tahun 2019 hingga 2024. Ucapan tersebut langsung mendapatkan respons positif dari peserta Muktamar dengan seruan “Langsung diterima, langsung diterima.” Muktamar PKB ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 24 dan 25 Agustus 2024. Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, sementara Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri acara penutupan yang berlangsung pada hari Minggu, 25 Agustus. Dari informasi yang disampaikan oleh Sekretaris Organizing Committee Muktamar VI PKB, Zainul Munasichin, tercatat bahwa jumlah peserta dalam muktamar kali ini mencapai 2.888 orang. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis bagi Partai Kebangkitan Bangsa ke depannya. ANTARA