**Borneonews - Banjarbaru**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Perindustrian (Disperin) melakukan langkah strategis untuk memperkuat manajemen usaha bagi Wirausaha Baru (WUB) yang bergerak dalam bidang industri pangan dan produk *Sasirangan* di Kota Banjarbaru.
Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Abdul Rahim, mengungkapkan bahwa keberhasilan dalam manajemen usaha sangat ditentukan oleh empat komponen penting, yaitu perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pengendalian yang dikenal dengan istilah *POAC*. Pernyataan ini disampaikan oleh Rahim dalam sebuah acara yang diadakan di Banjarbaru.
Menurut Rahim, penerapan konsep *POAC* sangatlah penting karena dapat memberikan panduan yang jelas, terutama bagi para pelaku usaha yang baru memulai. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip *POAC*, pelaku usaha berpotensi meningkatkan peluang kesuksesan serta keberlanjutan usaha mereka.
"Semoga melalui sosialisasi ini, semua peserta dapat memperoleh wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha dengan lebih optimal," harap Rahim setelah membuka acara sosialisasi yang fokus pada penguatan manajemen usaha bagi wirausaha baru dalam sektor industri pangan dan *Sasirangan*.
Lebih jauh, Rahim menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari setiap komponen dalam *POAC*. Pertama adalah Perencanaan (*Planning*), yang merupakan langkah awal dan sangat krusial dalam suatu bisnis. Dengan perencanaan yang baik, seorang pengusaha dapat menetapkan arah dan strategi bisnis yang jelas serta bersiap menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi.
Selanjutnya, Organisasi (*Organizing*) berfungsi untuk menyusun struktur dan membagi tugas secara efisien di antara anggota tim. Organisasi yang baik akan membantu dalam menjalankan berbagai fungsi bisnis dengan lebih teratur dan terstruktur.
Pelaksanaan (*Actuating*) adalah tahap di mana rencana yang sudah disusun diwujudkan menjadi tindakan nyata. Pada fase ini, motivasi dan kepemimpinan yang baik sangat diperlukan agar seluruh tim dapat bekerja dengan semangat dan tujuan yang sama.
Terakhir, Pengendalian (*Controlling*) adalah proses yang memastikan bahwa pelaksanaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Rahim menekankan bahwa pengendalian yang efektif akan membantu dalam mendeteksi penyimpangan dan melakukan perbaikan secara cepat dan tepat, sehingga kesinambungan dan efektivitas usaha tetap terjaga.
ANTARA
Pemprov Kalsel Perkuat Manajemen Usaha Pangan dan Sasirangan
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Komentar (0)
Memuat komentar…







