JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Mustika Java International Cup (MJIC) 2024 secara resmi diluncurkan untuk mencari bakat sepak bola terbaik Indonesia. Acara ini berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Sabtu dan diharapkan dapat menjadi ajang yang melahirkan generasi pemain sepak bola yang berkualitas. Turnamen ini digelar selama dua hari dan diawali dengan pertunjukan marching band yang menampilkan semangat para peserta. Pada pembukaan, pawai peserta juga turut mewarnai acara, diikuti oleh penampilan dari kelompok paskibra dan ditutup oleh sorakan semangat dari *cheerleader* yang memeriahkan suasana. Reza Eka Pahlevi, yang juga merupakan CEO PT Mustika Eka Unggul, mengungkapkan kebahagiaannya terkait pelaksanaan turnamen ini. Ia berharap ke depan, kegiatan serupa dapat berlanjut untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak yang memiliki minat dalam sepak bola. "Semoga ini memberikan manfaat. Untuk anak-anak yang mencintai sepak bola, saya harap acara seperti ini dapat terus kita laksanakan," ujarnya saat ditemui di lokasi. Dalam visi yang lebih luas, Reza menekankan harapannya agar turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu berkontribusi pada tim nasional Indonesia di masa mendatang. Ia mengimbau agar keinginan tersebut tidak menjadi sekadar mimpi, melainkan dapat terwujud sehingga diharapkan Indonesia bisa berkompetisi di Piala Dunia suatu saat nanti. Hal senada juga disampaikan oleh Indra Sjafri, Pelatih Timnas Indonesia U-20. Ia menggarisbawahi pentingnya turnamen ini sebagai platform bagi pencari bakat dalam menemukan pemain-pemain berbakat dari berbagai tingkat usia. "Sangat penting bagi pihak-pihak yang mengawasi perkembangan anak-anak ini. Saya harap acara ini menjadi kesempatan emas," imbuh Reza, mengacu pada pesan pelatih tersebut. Dari sisi sponsor, PT Bank Mandiri (Persero) juga memberikan dukungan penuh. Direktur Jaringan dan Retail Banking, Aquarius Rudianto, menjelaskan bahwa partisipasi Bank Mandiri dalam turnamen ini adalah bagian dari komitmen untuk membangun karakter bangsa. Ia percaya bahwa banyak nilai positif dapat dipetik dari kegiatan ini, mulai dari kedisiplinan hingga kemampuan bekerja sama. "Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan juga tentang membentuk karakter dan ketangguhan anak-anak. Evaluasi diri bagi yang kalah dan keberlanjutan bagi yang menang adalah bagian dari pembelajaran," terang Aquarius. Dalam MJIC, terdapat dua kategori pertandingan yakni Sekolah Sepak Bola (SSB) U-12 dan U-14 serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan format pertandingan 7 vs 7. Sebanyak 16 tim berpartisipasi dalam turnamen ini. Juara dari kategori SSB akan mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Malaysia, yang tentunya menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda. Pujian juga disampaikan oleh CEO Maxim Event, Will Kucia, yang terkesan dengan pelaksanaan MJIC. Menurutnya, kualitas fasilitas dan kondisi lapangan sangat mendukung, serta para peserta menunjukkan performa yang sangat baik. "Saya sangat antusias melihat talenta yang ada dan tidak sabar untuk menyambut tim pemenang di Malaysia. Semoga sukses untuk semua tim," pungkas Will. ANTARA