JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, menjelaskan harapannya agar PDI Perjuangan dapat dengan lancar mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, keputusan yang diambil oleh Mahkamah Konstitusi memberikan peluang bagi PDIP untuk mencalonkan sendiri kandidat mereka. "Dengan putusan Mahkamah Konstitusi ini, PDIP memiliki kemampuan untuk mengusung calon secara mandiri. Saya berharap prosesnya berjalan dengan baik," ungkapnya di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, pada hari Sabtu. Pernyataan Cak Imin merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024, yang terkait dengan ambang batas pencalonan untuk kepala dan wakil kepala daerah. Selain itu, hal ini juga menjawab pertemuan Anies dengan Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jakarta yang berlangsung pada hari yang sama. Dia juga menyoroti perubahan dalam koalisi yang mungkin terjadi setelah putusan tersebut. Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, menurutnya, akan menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. "Setiap daerah memiliki kerangka hukum yang berbeda untuk pilkada. Semua pihak telah sepakat dengan kondisi lokal masing-masing. Tentu saja, ada kemungkinan untuk kolaborasi, tetapi semua itu tergantung pada perkembangan yang akan datang," jelasnya. Merujuk pada informasi dari Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, terdata ada 8.248.283 pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih sementara untuk Pilkada Jakarta. Dalam konteks ini, ambang batas minimal untuk kandidat di Pilkada Jakarta ditetapkan paling sedikit 7,5 persen dari suara yang diperoleh pada Pemilu 2024. PDIP sendiri telah berhasil meraih 14,01 persen suara, yang memudahkan mereka untuk mengajukan calon pasangan mereka secara independen. Sementara itu, Anies Baswedan dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Kantor DPD PDIP DKI Jakarta pada hari Sabtu juga bertujuan untuk membahas isu terkait pilkada. Namun, ia menekankan bahwa baik dirinya maupun pihak PDIP DKI Jakarta masih menunggu keputusan dan langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. "Tentu banyak hal terkait pilkada yang kami diskusikan, tetapi kami semua menunggu hasil keputusan. Kami tidak membicarakan langkah konkret, karena itu di luar kewenangan kami," ujar Anies seusai pertemuan di Kantor DPD PDIP Jakarta. ANTARA