GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo Utara**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara baru saja menggelar rapat kerja teknis untuk mempersiapkan pengawasan pendaftaran pasangan bakal calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan pengawasan dalam setiap tahapan pilkada yang akan datang. Fadli Bukoting, salah satu anggota Bawaslu Gorontalo Utara, menjelaskan bahwa tugas utama lembaganya adalah melakukan pengawasan, pencegahan, dan penindakan terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi selama proses pilkada. Menurutnya, pendekatan pencegahan perlu menjadi prioritas utama, di samping pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh selama tahapan berlangsung. Dalam rangka menjaga kualitas pengawasan, Fadli menekankan pentingnya rapat kerja teknis tersebut. Rapat ini diharapkan dapat memaksimalkan pengawasan selama tahapan pilkada, untuk menciptakan suasana yang kondusif dan adil. Ia juga mengajak semua pihak untuk aktif berpartisipasi bersama Bawaslu dalam melakukan pengawasan melekat selama tahapan pilkada berlangsung. Pendaftaran pasangan bakal calon untuk posisi bupati dan wakil bupati dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024. Sebelum pendaftaran resmi dimulai, Bawaslu berencana mengundang semua pihak terkait guna menyamakan pemahaman terkait mekanisme pengawasan yang akan diterapkan. Fadli menuturkan, tujuan mengundang partai politik serta pemangku kepentingan lainnya adalah agar mereka mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai metode pengawasan yang akan dilakukan oleh Bawaslu dalam tahapan pendaftaran. Rapat kerja teknis ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Kesbangpol, representasi dari partai politik, media massa, serta perwakilan dari kepolisian dan militer di Gorontalo Utara. Selain itu, anggota panwaslu kecamatan beserta staf dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut juga turut hadir dalam agenda penting ini. ANTARA