**Borneonews - Manado**, Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan di Sulawesi Utara melalui kepala balai, I Wayan Kertanegara, mengungkapkan bahwa instansinya terus berupaya meningkatkan mutu layanan mereka dengan memanfaatkan sistem digital yang dikenal sebagai *Digital Barantin System*.
Dalam pelaksanaan sistem ini, semua petugas yang berada di bawah naungan Karantina Sulut diberikan pelatihan teknis yang mendalam mengenai bagaimana menerapkan digitalisasi dalam layanan karantina. Wayan menjelaskan bahwa *Barantin System* adalah platform yang digunakan oleh petugas karantina untuk mengelola proses sertifikasi yang berkaitan dengan hewan, ikan, dan tumbuhan.
Ke depannya, sistem ini dirancang untuk memungkinkan seluruh proses permohonan tindakan karantina dilakukan secara digital. Hal ini mencakup semua tahapan, mulai dari pengajuan pemeriksaan hingga penerbitan sertifikat karantina elektronik, atau yang biasa disebut *e-Certificate*, yang akan otomatis terdaftar dalam *Barantin System*.
Sebelum sistem ini diperkenalkan secara luas kepada pengguna jasa, Karantina Sulut sedang fokus untuk memastikan bahwa seluruh sumber daya manusia, khususnya petugas karantina, telah memiliki pemahaman yang baik mengenai penggunaan sistem baru ini melalui program *Training of Trainers* (ToT). Melalui pelatihan ini, diharapkan semua petugas karantina memiliki pemahaman yang seragam, yang pada akhirnya akan mempermudah mereka dalam memberikan layanan kepada pengguna jasa.
Selain pengenalan umum terkait *Barantin System*, para petugas juga mengadakan simulasi penggunaan sistem tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa petugas karantina dapat beradaptasi dengan baik terhadap teknologi baru yang telah diimplementasikan.
Wayan Kertanegara menekankan pentingnya pelatihan dan bimbingan yang diberikan dalam program ToT agar setiap petugas karantina siap dan mampu memberikan pelayanan berkualitas yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan semua petugas untuk tetap beradaptasi dan siap menghadapi tantangan yang disebabkan oleh kemajuan digitalisasi dalam pelayanan karantina.
ANTARA
Karantina Sulut Tingkatkan Layanan dengan Digital Barantin System
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







