JAYAPURA –
**Borneonews - Biak Numfor**, Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, Papua, melaporkan bahwa total pendapatan belanja daerah untuk periode Januari hingga Juli 2024 telah mencapai angka Rp754,8 miliar. Angka ini merupakan bagian dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,426 triliun. Kepala BPKAD, Gunadi, menjelaskan bahwa dari total pendapatan tersebut, pendapatan asli daerah tercatat sebesar Rp12 miliar, sedangkan target untuk sektor ini ditetapkan dalam angka Rp44 miliar. Realisasi pendapatan dari pajak daerah hingga akhir Juli mencapai Rp8,1 miliar, sementara target keseluruhannya adalah Rp18 miliar. Di sisi lain, pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga menunjukkan angka yang menggembirakan. Hingga Juli 2024, sudah terealisasi sebesar Rp709,8 miliar dari target yang ditetapkan hingga Rp1,312 triliun. Dalam perbincangannya, Gunadi juga menyampaikan optimisme terhadap pencapaian pendapatan daerah Kabupaten Biak Numfor. Ia yakin bahwa hingga akhir tahun, realisasi pendapatan dapat mencapai 100 persen dari target yang ditentukan. Untuk itu, ia berharap setiap organisasi perangkat daerah di dalam Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dapat memaksimalkan penggunaan anggaran 2024 sesuai dengan program kerja tahunan yang telah disusun. Menjelang tiga bulan ke depan, Gunadi mengantisipasi adanya peningkatan yang signifikan dalam serapan anggaran. Hal ini bertujuan untuk mendukung berbagai program yang tercantum dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun anggaran 2024. Ia menegaskan bahwa serapan anggaran yang optimal akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Gunadi menganalisis bahwa percepatan dalam realisasi belanja daerah tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di berbagai desa. Dengan demikian, belanja pemerintah diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan penduduk setempat. ANTARA