BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Pemerintah Kota Bandarlampung menyampaikan bahwa sebanyak 300 pedagang yang sebelumnya menempati area penampungan sementara kini telah resmi beroperasi dan berjualan di Pasar Pasir Gintung sejak Sabtu, 24 Agustus. Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Wilson Faisol, menjelaskan bahwa proses pemindahan pedagang ini merupakan bagian dari persiapan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo yang direncanakan akan meresmikan Pasar Pasir Gintung pada hari Senin, 26 Agustus. Pemkot telah berupaya untuk merapikan seluruh pedagang yang ada di sekitar area pasar sebelum acara berlangsung. "Sebagai bagian dari persiapan, kami sudah mendata dan mengorganisir pedagang yang akan menempati tempat dagang mereka di Pasar Pasir Gintung. Selain itu, untuk menghindari kerumunan, kami memastikan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Pisang dan Imam Bonjol," lanjutnya. Wilson juga menambahkan bahwa sesuai dengan kebijakan yang diambil oleh Wali Kota, para pedagang akan mendapatkan fasilitas berupa penggratisan biaya sewa lapak selama tiga bulan ke depan. Namun, mereka tetap diwajibkan untuk membayar iuran kebersihan pasar guna menjaga kebersihan dan kenyamanan area berjualan. Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk melakukan serangkaian kunjungan kerja di Provinsi Lampung pada tanggal 26 Agustus. Dalam agenda kunjungan ini, beliau juga akan meresmikan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Bandarlampung. Dengan persiapan yang matang, diharapkan peresmian Pasar Pasir Gintung dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat kepada para pedagang serta masyarakat setempat. ANTARA