AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Ternate untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi banjir. Hal ini menyusul curah hujan yang tinggi dan terus menerus dalam beberapa hari terakhir, yang telah menyebabkan terjadinya banjir di beberapa area di kota tersebut. Banjir yang terjadi melanda pemukiman di Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau. Dampak dari bencana ini sangat serius, di mana banjir mengakibatkan terbawanya lumpur yang cukup parah, hingga merusak puluhan rumah penduduk. Tragisnya, bencana ini juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Sebagai bentuk rasa empati, Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang terkena dampak. Kombes Pol. Bambang juga mengingatkan kepada masyarakat di daerah rawan untuk selalu waspada akan kemungkinan terjadinya banjir susulan. Ia mengimbau agar warga segera melaporkan jika terdapat tanda-tanda bahaya dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. Dalam upaya penanganan situasi pasca-banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan berbagai instansi terkait tengah melakukan pemulihan. Tim gabungan sedang berupaya untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan puing yang tertinggal di kawasan yang terdampak, agar kondisi lingkungan dapat segera pulih dan kembali normal. Sementara itu, Prakirawan dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Dhea Widyasista, menginformasikan bahwa hujan dengan intensitas lebat masih melanda sejumlah area di Kota Ternate. Beberapa lokasi yang terpengaruh antara lain Pulau Ternate, Kota Ternate Selatan, Moti, serta Kota Ternate Tengah. Selain itu, lokasi lain yang juga merasakan dampak serupa adalah Kota Tidore Kepulauan yang meliputi kawasan seperti Oba Utara, Oba, Tidore Selatan, Tidore Utara, dan Oba Selatan. Kondisi cuaca ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga Minggu sore, sekitar pukul 16.10 WIT. ANTARA