BORNEONEWS, Palangka Raya - Operasi Ramadaniya Telabang 2016 resmi ditabuh. Giat kepolisian dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1437 H itu akan berlangsung selama 16 hari.
"Operasi ini mengedepankan fungsi lalu lintas guna menciptakan rasa aman dan tertib serta kondusif selama pelaksanaan hari raya Idul Fitri," kata Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Fakhrizal usai memimpin upacara gelar Ops Ramadaniya di Polda Kalteng, Kamis (30/6/2016).
Dia menuturkan, sebanyak 550 personil polda dan jajaran polres diturunkan. Menurunya, dalam operasi tersebut hal yang paling diantisipasi menjelang lebaran yakni arus mudik. Sedangkan daerah yang mendapat perhatian serius dalam arus mudik itu yakni Pelabuhan Kumai dan Sampit.
Selain itu, jalur darat juga tidak kalah pentingnya. Namun Fakhrizal menilai jika arus mudik paling padat terjadi dari Palangka Raya – Banjarmasin. Untuk itu, Fakhrizal mengimbau supaya masyarakat harus lebih hati-hati dan mengecek terlebih dahulu kendaraan sebelum bertolak ke kampung halaman.
Fakhrizal menambahkan, tujuan digelarnya operasi ini yakni terjaminnya rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa, merayakan Hari Raya Idul Fitri dan pascahari raya. (BUDI YULIANTO/m)
Ops Ramadaniya di Kalimantan Tengah Libatkan 550 Personil, Fungsi Lalu Lintas Lebih Dikedepankan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Komentar (0)
Memuat komentar…







