**Borneonews - Rangkasbitung, Banten**, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini melaksanakan *roadshow* di Kabupaten Lebak sebagai bagian dari upaya untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan korupsi. Kegiatan ini ditujukan tidak hanya kepada aparat pemerintah daerah, tetapi juga kepada siswa di tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) serta masyarakat umum.
Direktur Sosialisasi Kampanye Anti Korupsi KPK RI, Yulianto Sapto, menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya *Roadshow Bus KPK 2024*, partisipasi masyarakat dalam memberantas tindak pidana korupsi dapat meningkat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang sudah berlangsung selama 12 tahun yang disebut "Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi", yang diadakan secara berkesinambungan dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi.
*Roadshow* ini merupakan perjalanan terakhir yang dilaksanakan di Provinsi Banten, mencakup Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPK tidak terbatas pada penyampaian secara lisan di dalam ruangan. Sebaliknya, mereka menggunakan berbagai media, termasuk film dan dongeng, khususnya untuk menarik perhatian pelajar di tingkat PAUD dan sekolah-sekolah.
Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan korupsi ini juga menjangkau instansi pemerintah daerah setempat. Yulianto menambahkan bahwa sebelumnya KPK lebih berfokus pada penindakan dan pencegahan, namun saat ini mereka menerapkan pendekatan tripom, yaitu pendidikan antikorupsi, pencegahan korupsi, dan juga pendidikan secara umum.
Dalam rangka mendorong pencegahan korupsi, KPK menerapkan dua pendekatan: pencegahan sistemik dan pencegahan individu, yang bertujuan untuk membentuk individu yang berintegritas. Selain itu, *Bus KPK 2024* juga berpartisipasi dalam kegiatan senam massal di Alun-alun Rangkasbitung, dengan tema Hajar Serangan Pajar, yang menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk menolak praktik politik uang pada pemilihan kepala daerah, baik untuk Bupati Lebak maupun Gubernur Banten.
Yulianto menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mencegah tindak pidana korupsi, menegaskan bahwa praktik korupsi tidak hanya melanggar undang-undang negara, tetapi juga bertentangan dengan ajaran agama. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam perilaku masyarakat dan membantu menciptakan pemerintahan yang lebih bersih dan transparan.
ANTARA
KPK Adakan Roadshow di Lebak untuk Edukasi Anti Korupsi
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







