SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah memberikan penjelasan mengenai kemajuan dalam pembangunan visi Kota Peradaban yang menjadi program unggulan mereka. Berbagai langkah strategis diambil untuk mewujudkan tujuan tersebut melalui pelaksanaan sejumlah program prioritas yang sudah berjalan. Ketua Tim Wali Kota Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparudin, menjelaskan bahwa pemerintah kota telah melaksanakan berbagai program pembangunan yang, bukan hanya berorientasi pada satu bidang, tetapi meliputi beberapa sektor yang saling berkesinambungan. Hal ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat secara umum. Salah satu program yang menjadi sorotan utama adalah Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, atau yang lebih dikenal dengan nama Probebaya. Sebagai informasi, program ini telah diluncurkan sejak tahun 2021 dan saat ini masih berlanjut dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat di seluruh rukun tetangga (RT) di Kota Samarinda. Dalam program ini, setiap RT mendapatkan anggaran sebesar Rp100 juta per tahun. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat. Selain Probebaya, upaya pengendalian banjir juga menjadi prioritas penting bagi Pemkot Samarinda. Menurut Syaparudin, masalah banjir merupakan isu yang kerap dihadapi oleh warga di kota ini. Untuk itu, pemerintah sudah melakukan berbagai inisiatif, termasuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir seperti normalisasi anak sungai serta perbaikan sistem drainase di sejumlah titik rawan. Beberapa lokasi yang terdaftar meliputi simpang empat Jalan S Parman, area depan Mall Lembuswana, Simpang Empat Sempaja, dan Perumahan Bengkuring. Usaha ini telah memberikan hasil yang memuaskan, di mana masyarakat kini dapat merasakan perbaikan yang signifikan dengan pengurangan kejadian banjir di titik-titik tersebut. Pemkot Samarinda juga berfokus pada pengembangan sistem transportasi massal yang modern dan efisien. Syaparudin menuturkan bahwa pemerintah tengah merencanakan berbagai langkah untuk menciptakan sistem yang lebih ramah lingkungan. Rencana ini mencakup pembentukan jalur khusus untuk angkutan umum serta revitalisasi sejumlah terminal di kota. Selanjutnya, pembangunan ruang terbuka hijau dan taman rekreasi publik juga menjadi salah satu program yang sedang dilaksanakan. Pemkot berkomitmen untuk memastikan setiap kelurahan memiliki ruang yang ramah anak, berupa taman bermain dan area terbuka hijau. Ruang-ruang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beraktivitas dan bersosialisasi dengan baik. Di sektor pendidikan, pemerintah kota telah menginisiasi program bantuan penyediaan peralatan dan sarana pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Syaparudin menambahkan bahwa saat ini mereka sedang membangun sekolah unggul yang ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2024. Sekolah ini direncanakan akan memiliki standar internasional dan dapat diakses oleh masyarakat Samarinda. Selain itu, Pemkot Samarinda juga telah merencanakan penciptaan 10.000 wirausaha baru atau *startup*, sebagai salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui program ini, pemerintah memberikan pelatihan dan bantuan modal bagi warga yang berencana untuk memulai usaha baru. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendorong kemajuan perekonomian lokal sekaligus menciptakan lapangan kerja baru, yang dilakukan berkolaborasi dengan Bankaltimtara melalui program Kredit Melawan Rentenir. Syaparudin juga menyoroti pentingnya program *smart city* dan *dokter on call*. Program *smart city* ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dalam pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sementara itu, program *dokter on call* memastikan layanan kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah terpencil. Dengan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan, Pemkot Samarinda tampil optimis dalam upaya mewujudkan visi menjadikan Samarinda sebagai Kota Peradaban. "Semua program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Samarinda dan menjadikan kota ini lebih maju serta berdaya saing," tutup Syaparudin. ANTARA