SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam sektor minyak dan gas, menunjukkan komitmennya untuk memastikan ketangguhan rantai pasokan. Hal ini dilakukan sebagai respon terhadap ketidakpastian yang dihadapi oleh ekonomi global saat ini. Senior Manager Supply Chain Management (SCM) HCML, Listiani Dewi, dalam keterangan yang diterima di Surabaya pada hari Minggu, menekankan pentingnya penguatan rantai pasok di hulu industri migas. Menurutnya, efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan rantai pasok menjadi fondasi utama yang mendukung keberhasilan industri ini. "Ini berarti kami harus memastikan bahwa rantai pasokan kami tangguh dan fleksibel. Hal ini penting untuk menghadapi perubahan yang sering terjadi di pasar global sambil memenuhi kebutuhan domestik," ungkap Listiani. Inovasi teknologi dan peningkatan kapasitas nasional menjadi kunci dalam upaya mencapai hal tersebut. Listiani menekankan bahwa semua pemangku kepentingan dalam industri migas harus siap untuk berkolaborasi dan mendorong inovasi agar sektor ini dapat bersaing di level global. "Dalam hal ini, HCML berperan serta. Kami menyadari bahwa inovasi yang berkualitas dan progresif akan menjadikan industri migas Indonesia lebih kompetitif di pasar global," pungkasnya. Dengan pendekatan ini, HCML berharap dapat mendukung pencapaian target Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, yakni produksi satu juta barel per hari (BOPD) dan gas hingga 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD). Melalui acara ini, Listiani juga menyampaikan harapannya agar ekosistem yang mendukung keberlanjutan industri migas tetap terjaga. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional. Saat ini, HCML mencatatkan produksi puncak sales gas sebesar 250 MMSCFD, menjadikannya sebagai yang terbesar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Ini merupakan upaya kami untuk mewujudkan visi sebagai produsen gas terbesar di Jawa Timur," tutupnya. ANTARA