DENPASAR –
**Borneonews - Badung**, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, saat menutup Muktamar PKB 2024, menyampaikan bahwa kehadiran investor di Indonesia akan sangat bergantung pada kematangan demokrasi. Menurutnya, apabila sistem demokrasi di tanah air sudah matang, diyakini bahwa investor akan tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini diharapkan tidak hanya akan berkontribusi pada pembangunan, tetapi juga membuka kesempatan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam ceramahnya di Kabupaten Badung, Bali, pada hari Minggu, ia menyatakan, "Dengan cara demokrasi yang matang, insyaallah investor akan masuk Indonesia dan bisa membangun serta rakyat kita mendapatkan pekerjaan, penghasilan, kemakmuran, dan kesejahteraan." Cak Imin, begitu ia akrab disapa, menegaskan pentingnya keadilan sosial yang harus dibangun melalui demokrasi yang sehat. Ia menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki tantangan besar dalam mencapai keadilan, di mana seringkali keadilan hanya bisa dicapai dengan pengorbanan yang besar. Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa demokrasi adalah elemen vital bagi suatu bangsa. Demokrasi yang berjalan dengan baik adalah prasyarat fundamental, dan sistem kelembagaan demokrasi tidak boleh tergeser menjadi *democracy street* yang penuh dengan gangguan. "Ketika demokrasi bergeser, maka pembangunan akan terhambat. Investasi dan kehadiran para pemilik modal sebagai penggerak ekonomi bangsa kita tidak akan pernah muncul jika kita tidak dapat menjaga demokrasi dengan baik," ujarnya. Oleh karena itu, penekanan pada keadilan sebagai prinsip dan keselamatan sebagai tujuan menjadi hal yang krusial. Cak Imin mengajak semua kader PKB untuk terus membangun partai ini agar tetap sehat dan kuat. Menurutnya, PKB memiliki peran vital dalam arena politik, dan dengan mengusung nilai-nilai independen serta berkontribusi pada penguatan struktur demokrasi, partai ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan negara. "Keringat dan kerja keras kalian (kader) dalam membesarkan partai dan memperkuat lembaga legislatif dan eksekutif adalah bagian dari tanggung jawab moral kita kepada negeri yang kita cintai. Bersama PKB, kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera," tutupnya. ANTARA