KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Pol Irwan Nasution, mengingatkan para nelayan di wilayah NTT untuk lebih waspada saat menggunakan kompor di atas kapal, khususnya pada kapal dengan *gross tonnage* (GT) kecil. Menurutnya, sangat penting bagi nelayan untuk selalu membawa alat pemadam kebakaran sebagai salah satu syarat keamanan yang harus ada di atas kapal. Penegasan ini disampaikan sebagai respons terhadap insiden kebakaran yang terjadi pada sebuah kapal nelayan di perairan Namosasin, Kota Kupang, pada malam hari Sabtu, 24 Agustus. Kebakaran tersebut disebabkan oleh kelalaian salah satu anak buah kapal (ABK) yang secara tidak sengaja menyenggol kompor saat melakukan pemasangan. Kompor yang terjatuh kemudian menyentuh bahan bakar minyak jenis Pertalite yang berada di dalam kapal, sehingga menyebabkan api cepat membesar. Irwan Nasution menjelaskan bahwa akibat dari keteledoran ini, kebakaran yang ditimbulkan cukup serius, meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meskipun begitu, kerugian material akibat terbakarannya kapal diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena situasi tidak mengakibatkan cedera bagi awak kapal, namun kondisi kapal saat ini sudah habis terbakar akibat api yang melalap. Ia menekankan bahwa insiden tersebut bukan merupakan ledakan, melainkan kebakaran yang disebabkan oleh kompor yang tersenggol. Ini merupakan pengingat penting bagi semua nelayan untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas mereka di laut demi keselamatan diri dan perlengkapan yang ada. ANTARA