BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Natalia, mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan dan penanggulangan bencana dalam pembahasan perubahan APBD 2024.
Menurutnya, tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta banjir yang sering terjadi di Kalimantan Tengah, memerlukan perhatian khusus.
"Untuk itu, alokasi anggaran yang memadai harus diprioritaskan dalam upaya mitigasi dan respons bencana," katanya, Minggu 25 Agustus 2024.
Natalia menekankan bahwa, pengelolaan anggaran harus fokus pada pencegahan dan penanganan bencana, termasuk pengadaan sarana dan prasarana yang diperlukan serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, relawan dan masyarakat.
"Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang bisa mengancam kehidupan dan mata pencaharian warga," ujar Natalia.
--page
Juru bicara fraksi partai Gabungan P4H ini menyebut, penganggaran yang memadai untuk mitigasi dan penanggulangan bencana harus menjadi prioritas utama.
"Hal ini mencakup alokasi dana untuk upaya pencegahan, pengadaan peralatan, dan peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi situasi darurat," tutup Natalia. (MARINI/Y)









