BANTEN –
**Borneonews - Kabupaten Tangerang**, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) tidak memberikan dukungan kepada Airin Rachmi Diany untuk maju sebagai calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten tahun 2024. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah, saat menghadiri acara deklarasi serentak calon gubernur, bupati, dan wali kota di Provinsi Banten yang diadakan oleh DPP PDIP di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, pada hari Minggu. "Airin kini tidak didukung oleh Golkar untuk maju sebagai calon gubernur Banten. Kehadiran saya di sini murni sebagai dukungan pribadi," ucap Tatu Chasanah. Dia menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak merekomendasikan Airin adalah hasil keputusan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. Menurut Tatu, alasan Golkar tidak memberikan dukungan kepada Airin berkaitan dengan rencana strategis mereka dalam mengusung calon alternatif pada Pilgub Banten. "Namun, Pak Bahlil sudah mengetahui dan memberikan izin. Jadi, langkah Airin saat ini adalah atas nama pribadi, dan beliau memahami hal tersebut," tambahnya. Dalam penjelasannya, Tatu menegaskan bahwa DPD Golkar Banten memahami dan menerima keputusan tersebut. Mereka sepakat dengan kebijakan pimpinan partai demi kepentingan jangka panjang Golkar. "Jika menyangkut keselamatan partai, tentunya kami para kader harus mengikuti arahan tersebut. Dalam kesempatan ini, saya juga memohon izin untuk tetap dapat berpartisipasi pada pilkada ini bersama PDIP, yang telah mengundang kami untuk ikut serta dalam kontestasi," ungkapnya. Walaupun DPP Golkar tidak memberikan rekomendasi kepada Airin untuk maju dalam Pilkada, DPD Golkar Banten telah meminta izin untuk tetap mendukung partai dalam pemilihan kepala daerah bersama PDIP. "Kami, sebagai pengurus Golkar Banten, berserta Airin, memohon izin untuk berpartisipasi dalam pilkada ini bersama PDIP. Mereka telah mengajak Airin untuk turut serta dalam kontestasi di Pilgub ini, dan ketua umum telah memberikan izin," jelas Tatu. Dalam acara tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar deklarasi untuk Pilkada serentak, meliputi pemilihan untuk posisi Gubernur/Wakil Gubernur, Wali Kota/Wakil Wali Kota, serta Bupati/Wakil Bupati se-Provinsi Banten. Dalam deklarasi ini, PDIP menjaring sejumlah calon, termasuk Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi untuk posisi Gubernur/Wakil Gubernur, serta nama-nama lain seperti Ratu Ria-Subadri Ushuludin untuk Wali Kota/Wakil Wali Kota Serang, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo untuk Cilegon, dan Sahrudin-Maryono Hasan untuk Tangerang. Untuk posisi Bupati/Wakil Bupati, calon yang diusung termasuk Andika Hazrumi-Nanang untuk Serang, Hasbi Jayabaya-Amir Hamzah untuk Lebak, Fitron-Diana untuk Pandeglang, dan Mad Romli-Irvansyah untuk Tangerang. ANTARA