JAKARTA –
**Borneonews - Tasikmalaya**, Pangkalan Udara (Lanud) Wiriadinata TNI AU telah mempersiapkan sebuah arena balap lintasan tanah atau *grasstrack* yang ditujukan untuk memberikan wadah latihan dan kompetisi bagi para pembalap di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bakat baru dalam dunia balap. Komandan Lanud Wiriadinata, Letnan Kolonel Penerbang Taufik Agus Hidayat, mengungkapkan bahwa sirkuit *grasstrack* dan *motocross* yang sedang dibangun ini ditargetkan untuk bisa digunakan pada bulan Oktober mendatang. Hal ini disampaikan oleh Taufik dalam acara balap *drag* motor dan mobil yang berlangsung di Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, pada hari Minggu. Taufik menekankan bahwa kehadiran arena ini merupakan bagian dari komitmen Lanud Wiriadinata untuk mendorong perkembangan olahraga otomotif di daerah tersebut. Menurutnya, arena *grasstrack* ini tidak hanya akan dimanfaatkan untuk kejuaraan daerah balap motor lintasan lurus, yaitu *drag bike*, tetapi juga untuk kompetisi *grasstrack* yang direncanakan akan diadakan pada bulan Oktober 2024. Lebih lanjut, Taufik menjelaskan bahwa arena tersebut diharapkan dapat menjadi tempat bagi generasi muda di Tasikmalaya untuk melatih dan mengembangkan keterampilan balap mereka di lintasan tanah. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan para pemuda dapat berkarya dengan lebih positif. Lanud Wiriadinata menunjukkan komitmennya dalam membina talenta pembalap, bukan hanya melalui penyediaan arena *grasstrack*, tetapi juga dengan memanfaatkan lapangan udara sebagai lintasan untuk ajang Pertamax Turbo Drag Fest 2024. Acara balap ini merupakan kerja sama antara PT Pertamina Patra Niaga dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat yang akan berlangsung di Lanud Wiriadinata. Taufik turut menjelaskan bahwa sebelum ajang balap *drag* tersebut, lintasan di Lanud Wiriadinata juga telah digunakan sebagai lokasi latihan secara rutin bagi anak-anak muda di Tasikmalaya sejak bulan Februari 2024. Latihan ini diadakan setiap minggu dan diharapkan dapat memberikan alternatif bagi generasi muda untuk berlatih secara aman dan terarah. Ia mencatat bahwa upaya ini terbukti efektif dalam mengurangi praktik balapan liar di jalanan. Dengan adanya tempat yang resmi dan aman, para pembalap pemula lebih memilih untuk berlatih di arena yang disediakan. "Alhamdulillah, saya terus memantau perkembangan ini, dan hampir tidak ada lagi balapan liar di jalanan saat ini, karena mereka memiliki ruang untuk berlatih di sini," ungkapnya. ANTARA