JAKARTA –
**Borneonews - Badung, Bali**, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2019–2024, Muhaimin Iskandar, menyampaikan rasa syukurnya setelah laporan pertanggungjawaban (LPj) kepengurusannya diterima dengan baik. Dalam penutupan Muktamar VI PKB yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, ia mengungkapkan, “Setelah pembukaan dimulai dengan tata tertib dan dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban, kami melaporkan. Alhamdulillah, laporan pertanggungjawaban PKB periode 2019–2024 diterima secara mutlak dan dinilai baik.” Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan DPP PKB selama lima tahun terakhir. Ia menekankan pentingnya peran alim ulama yang selalu mendampingi PKB, sehingga meskipun dihadapkan pada berbagai badai dan tantangan, partai ini dapat berlayar dengan penuh percaya diri. Sebelumnya, Muhaimin memimpin pembacaan laporan pertanggungjawaban pada Muktamar VI PKB yang berlangsung pada hari Sabtu. Di dalam laporan tersebut, terdapat berbagai topik penting yang dibahas, di antaranya hasil Pemilu 2024, laporan keuangan, serta pengusungan calon presiden dan wakil presiden. Cak Imin menyoroti bahwa kampanye yang dilakukan PKB tidak mengeluarkan biaya yang besar. Ia mengungkapkan, “Alhamdulillah, kampanye yang kami lakukan tanpa biaya yang signifikan dan mengguncang dunia.” Diakui olehnya, salah satu ikon kampanye yang baru adalah *Slepet Imin*. Pada kesempatan tersebut, Cak Imin juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi selama masa kepemimpinannya di DPP PKB. Hal ini diapresiasi oleh peserta Muktamar yang secara serempak menyatakan pengakuan mereka dengan ucapan, “Langsung diterima, langsung diterima,” setelah Muhaimin menyampaikan laporan pertanggungjawaban tersebut. ANTARA