**Borneonews - Baturaja**, Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang berada di Sumatra Selatan memberikan jaminan bahwa kebutuhan beras masyarakat di wilayah OKU Raya akan terpenuhi hingga akhir tahun 2024. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Bulog OKU, Julkhaidar Romadhon, pada Minggu di Baturaja.
OKU Raya mencakup tiga kabupaten, yaitu OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan. Dalam upaya memenuhi kebutuhan beras di ketiga kabupaten tersebut, Bulog saat ini memiliki stok beras sebanyak 4.500 ton yang disimpan di Gudang Bulog yang terletak di Kecamatan Martapura.
Stok yang berhasil dikumpulkan merupakan hasil dari penyerapan beras lokal yang diperoleh dari petani di Kabupaten OKU Timur, yang telah melaksanakan panen raya pada periode Maret hingga Juni 2024. Julkhaidar menyampaikan bahwa Kabupaten OKU Timur dikenal sebagai daerah lumbung pangan dengan hasil panen yang berlimpah, meskipun saat ini sedang mengalami musim kemarau panjang.
Lebih lanjut, untuk memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat, pihaknya juga menerima tambahan pasokan beras sebanyak 2.000 ton dari pemerintah pusat yang kini dalam proses pengiriman menuju Kabupaten OKU. Dengan tambahan ini, total persediaan beras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di OKU Raya mencapai sekitar 6.500 ton.
Julkhaidar menyatakan optimisme bahwa stok yang ada saat ini akan mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat di ketiga kabupaten tersebut sampai akhir tahun 2024. Ia memperkirakan, kebutuhan beras untuk masyarakat di OKU Raya hanya sekitar 1.000 ton per bulan, sehingga dengan kondisi ini, pihaknya yakin dapat memenuhi permintaan yang ada.
ANTARA
Bulog OKU Siapkan 6.500 Ton Beras Penuhi Kebutuhan Hingga 2024
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2 Gol Kylian Mbappe Menangkan Real Madrid 2-1 atas Barcelona
AC Milan Lanjutkan Catatan Tanpa Kalah Usai Menang 2-0 atas Udinese
573 Personel Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Telabang 2026
Hujan Deras Guyur Sejumlah Lokasi di Taman Nasional Tanjung Puting
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Komentar (0)
Memuat komentar…







