**Borneonews - Pekanbaru**, Chiara Marvella Handoyo, pebulutangkis tunggal putri, harus mengakui kekalahannya dan menjadi runner-up dalam turnamen *Indonesia International Challenge 2024* yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, pada hari Minggu. Dalam partai final yang menegangkan, Chiara berhadapan dengan wakil Jepang, Hina Akechi, dan mengalami kekalahan dengan skor akhir 21-11, 18-21, 7-21.
Sejak awal pertandingan, Chiara berusaha mengambil inisiatif dalam menyerang. Di gim pertama, ia menunjukkan performa yang baik dan berhasil unggul secara signifikan. Namun, pada gim kedua, kekurangan fokus tampaknya memengaruhi performanya, sehingga ia gagal menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Chiara mengungkapkan kekecewaannya, namun tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ia mencatat adanya ketidaknyamanan di bagian kakinya yang membuatnya sulit melangkah, terutama menjelang akhir pertandingan.
Perjalanan Chiara di turnamen ini terbilang menantang sejak babak 32 besar. Di babak pertama, ia berhadapan dengan Asuka Takahashi dari Jepang dan berhasil meraih kemenangan melalui rubber game dengan skor 13-21, 21-11, 21-17. Selanjutnya, di babak 16 besar, Chiara lagi-lagi harus berjuang untuk mengalahkan tunggal putri Thailand, Saranporn Sombutwatthananukool, dengan skor ketat 21-9, 13-21, 23-21.
Setelah dua pertandingan yang berat, Chiara memasuki perempat final dengan merasakan ketidaknyamanan di kakinya, namun masih berhasil mengalahkan Kim Ga Ram dari Korea Selatan dengan skor 17-21, 21-15, 21-16. Meskipun mengalami rasa sakit, Chiara menunjukkan ketangguhan dan berhasil meraih tiket ke semifinal setelah mengalahkan Riko Gunji dari Jepang dengan skor 23-21, 15-21, 21-16.
Menghadapi partai final, Chiara berusaha mempersiapkan diri dengan baik, meskipun hasilnya hanya membuatnya menjadi finalis. Ia menyatakan bahwa pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga untuk persiapan menjadi lebih baik di turnamen selanjutnya, yaitu *Indonesia Masters 2024 Super 100*. Dengan hasil ini, Chiara masih belum berhasil meraih gelar pertamanya di tahun 2024. Dari beberapa turnamen yang diikutinya, prestasi terbaiknya tahun ini diraih di Austrian Open 2024 di mana ia berhasil menjadi runner-up.
Saat ini, Indonesia telah mengumpulkan dua gelar dari turnamen ini, yang diraih oleh pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di kategori ganda campuran dan Yohanes Saut Marcellyno di kategori tunggal putra. Jafar dan Felisha berhasil menjuarai turnamen setelah mengalahkan rekan senegara mereka, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, dengan skor 21-18, 21-10. Sementara itu, Yohanes Saut berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dengan skor 21-15, 21-7.
ANTARA
Chiara Marvella Handoyo Menjadi Runner-Up di Indonesia International Challenge 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







