BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan festival kuliner jalanan yang diberi nama *Baiman Street Food Festival 2024*. Festival ini direncanakan akan berlangsung dalam rangka merayakan hari jadi Kota Banjarmasin yang ke-498. Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hari Kartono, menilai bahwa festival ini memiliki dampak yang sangat positif untuk mengembangkan sektor ekonomi khususnya dalam usaha kecil kuliner di daerah tersebut. Disampaikan bahwa festival akan diadakan di kawasan lahan parkir Pasar Sudimampir, Banjarmasin Tengah, mulai dari tanggal 1 hingga 30 September 2024, setiap hari pada pukul 17.00 hingga 22.00 Wita. Hari Kartono menyambut baik inisiatif ini dengan harapan bahwa festival tersebut bisa menarik minat pengunjung. Ia mengungkapkan bahwa kuliner merupakan salah satu daya tarik utama dalam pariwisata daerah, sehingga sangat pantas untuk disajikan dalam bentuk festival. Kota Banjarmasin memiliki beragam kuliner khas yang patut ditampilkan dalam acara ini. Lebih lanjut, Hari Kartono menekankan pentingnya melibatkan usaha kecil dalam kegiatan ini. Ia juga berharap agar para pedagang tidak dibebani biaya untuk tempat berjualan, sehingga dapat berpartisipasi secara gratis. Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menjelaskan bahwa tujuan dari festival ini tidak hanya untuk memeriahkan hari jadi kota, tetapi juga untuk membangkitkan kembali aktivitas pasar. Ia menambahkan bahwa dahulu, Pasar Sudimampir beroperasi hingga malam hari, tetapi saat ini jam operasionalnya terbatas hingga sore saja. Dengan digelarnya *Baiman Street Food Festival*, diharapkan pasar dapat beroperasi kembali hingga malam hari. Ichrom juga menyatakan bahwa festival ini akan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan binaan dari Pemerintah Kota Banjarmasin, termasuk pedagang yang sebelumnya berpartisipasi dalam Pasar Wadai Ramadhan. Ichrom menegaskan bahwa pedagang yang terlibat dalam festival diutamakan adalah mereka yang memiliki *food truck* atau tempat berjualan yang bersifat mobile dan mudah untuk dipindahkan. Harapannya, festival ini dapat memberikan ruang bagi para pedagang untuk berinovasi dan memperkenalkan produk kuliner mereka kepada masyarakat. ANTARA