AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon, Maluku, telah mengajukan permohonan untuk membuka dua program doktor baru, yaitu Program Doktor Ilmu Pertanian dan Program Doktor Pendidikan Matematika. Pengajuan ini disampaikan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Rektor Unpatti, Prof. Freddy Leiwakabessy, menyatakan bahwa semua persiapan terkait pengajuan telah diselesaikan dan siap untuk dievaluasi secara bersama. Ia menambahkan, pihaknya berharap agar usulan pembukaan program doktor ini dapat terwujud, sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah Program Studi S3 di Unpatti. Rektor juga menjelaskan bahwa kedua program studi tersebut telah ditinjau oleh Tim Asesor dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek. "Tim asesor telah melakukan kunjungan lapangan untuk menilai usulan dua program doktor ini di Universitas Pattimura," ungkapnya. Prof. Freddy juga memberikan penghargaan kepada tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Pertanian yang telah bekerja keras dalam proses pembukaan program studi doktor baru ini. Ia mengharapkan bahwa melalui pembukaan dua program ini, pengembangan perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di Wilayah Timur dan Maluku, dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas lebih baik. Dalam kesempatan yang sama, Osvaldo Sativa Amastha sebagai perwakilan Direktorat Jenderal Kelembagaan menjelaskan bahwa evaluasi lapangan telah dilakukan untuk membahas rencana pembukaan kedua program doktor tersebut. Evaluasi ini akan berfokus pada tiga kriteria utama: kurikulum, sumber daya manusia (SDM), dan penyelenggaraan program studi (PPS). Osvaldo berharap agar proses evaluasi pada hari ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang positif. Sementara itu, Ketua LLDikti Wilayah XII, Dr. Jantje Eduard Lekatompessy, menambahkan bahwa pembukaan Program Doktor yang diusulkan merupakan kebutuhan mendesak di Universitas Pattimura serta untuk mendukung program studi di perguruan tinggi swasta di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Dr. Lekatompessy juga mengamini bahwa usulan pembukaan dua program doktor baru menunjukkan perkembangan yang baik bagi Universitas Pattimura, yang saat ini telah memiliki empat program studi doktor. Di masa depan, dengan tambahan dua program baru, jumlah program studi doktor di universitas ini akan menjadi enam. Dengan adanya rencana pembukaan program doktor baru di Universitas Pattimura, Dr. Lekatompessy berharap dapat mendukung kebutuhan program studi di perguruan tinggi swasta di wilayah Maluku dan Maluku Utara. ANTARA