**Borneonews - Ternate**, Tim Search and Rescue (SAR) dari Brimob Polda Maluku Utara (Malut) telah dikerahkan sebanyak 150 personel untuk memberikan bantuan dan melakukan evakuasi korban bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Rua, Kota Ternate, pada hari Minggu.
Kombes Pol Bambang Suharyono, Kepala Bidang Humas Polda Malut, menjelaskan bahwa pengiriman personel ini dilakukan demi menanggulangi dampak serius dari bencana banjir yang mengakibatkan kerusakan signifikan serta sejumlah korban jiwa. Penangangan bencana ini melibatkan kolaborasi antara TNI-Polri, Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta berbagai instansi terkait lainnya.
Dipimpin oleh AKBP Indra Andiarta, Satuan Brimob Polda Malut berupaya maksimal di lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap para korban dan memberikan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir. Banjir yang melanda wilayah ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil tetapi juga mengakibatkan beberapa orang meninggal dan luka-luka. Pihak berwenang kini tengah melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan cedera akibat bencana ini.
Lebih lanjut, laporan yang diterima menunjukkan bahwa sekitar 30 unit rumah warga dilaporkan tertimbun lumpur dengan ketinggian mencapai antara 1 hingga 4 meter. Tim SAR gabungan terus berupaya tanpa henti untuk mencari dan menyelamatkan korban yang diduga terjebak di bawah timbunan lumpur. Saat ini, situasi di lokasi banjir dalam pemantauan ketat, dengan upaya penyelamatan dan pemulihan yang dilakukan secara intensif.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung hingga saat ini. Tim SAR berkomitmen untuk terus berjuang selama beberapa hari ke depan demi memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak lebih lanjut dari banjir yang terjadi.
Dari data yang dihimpun, total personel yang terlibat dalam evakuasi dari pihak Polri sebanyak 250 orang, dengan 150 personel dari gabungan Brimob dan Pol Airud serta 100 orang dari Polres Ternate. Dari pihak TNI, terdapat 120 personel yang diterjunkan, termasuk 30 personel dari Kompi dan 90 personel dari Kodim 1501/Ternate. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate mengerahkan 77 personel, Basarnas 15 personel, dan Palang Merah Indonesia (PMI) menurunkan 23 personel untuk membantu proses evakuasi dan penyelamatan.
Demi mendukung operasi ini, telah disediakan berbagai akomodasi, termasuk 9 unit ambulans, 3 unit pemadam kebakaran, serta 4 unit ekskavator untuk membantu dalam proses evakuasi dan pembersihan area yang terdampak.
ANTARA
Tim SAR Brimob Polda Malut Evakuasi Korban Banjir Ternate
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







