PALU –
**Borneonews - Morowali Utara**, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, mengungkapkan bahwa acara *Tammuan Mali Sang Torayan* menjadi momen yang tepat untuk memperkuat tali silaturahmi, serta meningkatkan persatuan dan persaudaraan di kalangan masyarakat suku Toraja di wilayah Morowali Utara. Dalam ungkapan resminya, Gubernur Mastura menyatakan, “Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diorganisir oleh Kerukunan Keluarga Toraja (KKT), karena ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ikatan kekeluargaan yang sangat kuat di Kabupaten Morowali Utara.” Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan ratusan warga Toraja pada hari Minggu. Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa pertemuan *Tammuan Mali* ini berfungsi sebagai ajang untuk memperkuat hubungan antar sesama, sekaligus memupuk rasa persaudaraan di antara masyarakat suku Toraja di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya di daerah Morowali Utara. Ia menekankan pentingnya bagi seluruh masyarakat suku Toraja, yang juga merupakan komunitas penting di Provinsi Sulawesi Selatan, untuk terus menjaga keamanan, kedamaian, dan ikatan persaudaraan yang telah ada. Menurutnya, semangat persaudaraan dan solidaritas yang terjaga dengan baik akan berkontribusi pada terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai. Gubernur berharap, di masa mendatang, Kabupaten Morowali Utara tetap menjadi daerah yang indah, tempat bagi semua suku untuk tinggal dalam suasana damai. Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan sangatlah penting demi kemajuan Provinsi Sulawesi Tengah. Rusdy Mastura juga mengajak masyarakat suku Toraja untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pembangunan yang diusung oleh pemerintah provinsi. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat Toraja, mulai dari pengurus KKT di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa hingga kelompok usaha serta warga Toraja yang menetap di Morowali Utara. Selain menjadi ajang pertemuan, kegiatan ini juga menampilkan tradisi dan budaya suku Toraja, termasuk festival masakan khas, orasi kebudayaan, tarian tradisional, lelang untuk pembangunan, dan hiburan rakyat. ANTARA