BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Riban Satia melakukan inspeksi pengecekan kelayakan kendaraan bermotor arus mudik lebaran 2016. Pengecekan itu dilakukan di Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) WA Gara di Jalan Mahir Mahar lingkar luar, Kamis (30/6/2016) sore.


Bersama Riban, turut hadir dalam inspeski tersebut Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Renson, Kepala Dinas Kesehatan Tiur Simatupang, Dandim 1016 PLK Letkol Arm Heri Suprapto serta pihak lainnya seperti pihak Polres Palangka Raya serta Jasa Raharja.


Usai pengecekan selama satu jam, Riban memastikan angkutan mudik terutama bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan AKAP yang disiapkan perusahaan bus di Palangka  Raya ini aman bagi pemudik. Selain itu, jajarannya juga melukan tes urin ke semua sopir guna memastikan dalam keadaan sehat dan tidak ada obat terlarang dikonsumsi sopir alias negatif narkotika.


“Ini tadi kita lakukan pemeriksaan terkait keadaan fisik bus dan sopir yang berangkat dari Terminal WA. Gara Palangka Raya. Hasilnya, seluruh kendaraan dan pengemudinya dinyatakan aman dan layak untuk melayani arus mudik. Sebab setelah di tes urin, kata Riban, pengemudinya pun diketahui dalam keadaan sehat dan bebas penggunaan narkoba atau obat-obatan lainnya, ” kata Riban.


Ia mengapresiasi pihak Dishub yang menyiapkan dengan baik dan telah memastikan seluruh kendaraan yang digunakan laik jalan. Ia mengimbau seluruh masyarakat yang mudik agar berhati-hati di jalan dan mempersiapkan fisik terutama yang perjalanan jauh.


Sementara Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Renson mengatakan pada mudik tahun ini kendaraan yang disediakan bertambah karena diprediksi jumlah penumpang mengalami peningkatan. Tahun ini disiapkan sebanyak 25 bus.


Jelas dia, ke-25 bus itu melayani tujuan rute AKAP, sementara untuk antar kota dalam provinsi (AKDP) ada 70 kendaraan yang dioperasikan dan 70 kendaraan lagi untuk angkutan pedesaan atau travel dan sejenisnya.


“Kita perkirakan peningkatan penumpang antara 5-10% dari tahun lalu. Untuk antisipasi peningkatan penumpang dan antisipasi kerusakan kendaraan, perusahaan oto bus juga menyiapkan 16 armada cadangan,” tuturnya seraya menambahkan kawasan terminal terhitung H-7 hingga H+4 telah disiapkan pos pemeriksaan kesehatan gratis oleh oleh pihak Jasa Raharja untuk kenyamanan pemudik. (ROZIKIN/m)