DENPASAR –
**Borneonews - Denpasar**, DPD Partai Gerindra Bali telah mengumumkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai tersebut secara resmi mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bali pada tahun 2024. Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya, yang dikenal dengan sebutan De Gadjah, mengungkapkan bahwa dirinya dan mantan Bupati Jembrana tersebut akan bersaing dengan pasangan Wayan Koster dan Giri Prasta yang diusung oleh PDI Perjuangan. Dalam pernyataannya pada hari Minggu, ia menegaskan bahwa keberhasilan pencalonan ini berkat dukungan merata dari berbagai pihak. "Atas restu Hyang Widhi, dukungan doa dari Pak Prabowo, Pak Jokowi, serta pimpinan dan jajaran koalisi, saya dan pasangan Mulia-PAS disahkan secara resmi hari ini," ungkapnya. De Gadjah menjelaskan bahwa ia dan Putu Agus telah melakukan komunikasi intensif untuk membahas strategi dan persiapan. Keduanya sepakat untuk bekerja sama di bawah naungan Partai Gerindra, karena dipandang mampu mewakili kepentingan masyarakat di Bali Selatan dan Bali Utara. Sebelumnya, terdapat berbagai dinamika dalam penentuan pasangan ini, di mana De Gadjah awalnya hanya mendapat mandat sebagai calon wakil gubernur dan dikaitkan dengan beberapa tokoh Bali lainnya. Nama-nama seperti Rai Dharmawijaya Mantera, Wayan Koster, Giri Prasta, serta I Nyoman Cantiasa, Wakil Kepala BIN, sempat muncul sebagai calon potensial gubernur. Namun, DPP Partai Gerindra akhirnya memutuskan untuk mencalonkan De Gadjah sebagai bakal calon gubernur. "Strategi pimpinan partai kami, Pak Prabowo, adalah menunjuk saya untuk menjadi pelayan masyarakat dalam kapasitas yang lebih besar, yaitu sebagai calon gubernur," tambahnya. De Gadjah menekankan bahwa jika ia dan mantan kader PDI Perjuangan tersebut berhasil memenangkan Pilkada Bali, mereka berkomitmen untuk mendengarkan semua aspirasinya masyarakat. "Kami bertugas menjadi pelayan rakyat, bukan untuk menjadikan diri kami sebagai pejabat yang berkuasa," ujarnya. Dengan adanya rekomendasi untuk pasangan Mulia-PAS, semua rekomendasi terkait Pilkada di Bali dan kabupaten/kota lainnya telah resmi dikeluarkan. ANTARA