JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Mantan pelatih legendaris klub sepak bola VfB Stuttgart, Christoph Daum, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 70 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker. Kabar duka ini sangat mengguncang dunia sepak bola, di mana Daum dikenal sebagai sosok yang berjasa besar bagi klub tersebut. Christoph Daum berhasil mengantarkan VfB Stuttgart meraih gelar juara Liga Jerman, Bundesliga, pada tahun 1992. Pencapaian ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah klub. Dietmar Allgaier, Presiden VfB Stuttgart, menyatakan bahwa klub sangat berutang budi kepada Daum, terutama berkat kesuksesannya dalam membawa pulang gelar tersebut. Dalam sebuah pernyataan di laman resmi klub Bundesliha, Allgaier mengungkapkan, "Dia selalu memiliki hubungan yang erat dengan klub kami, bahkan setelah karir kepelatihannya berakhir. Kami akan selalu menghormati kenangan yang ditinggalkannya." Daum, yang juga pernah menjabat sebagai pelatih di klub lain seperti Cologne dan Bayer Leverkusen, pertama kali mengumumkan kepada publik bahwa dirinya mengidap kanker pada bulan Oktober 2022. Dalam pernyataannya waktu itu, ia meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran terkait penyakit yang menyerangnya. Alexander Wehrle, CEO VfB Stuttgart, menggambarkan Daum sebagai sosok yang luar biasa dalam dunia olahraga, serta mengakui kecintaannya yang mendalam terhadap sepak bola. Wehrle juga menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga Daum, berharap mereka diberikan kekuatan di masa yang sulit ini. Tepat pada bulan Mei lalu, Daum turut merayakan keberhasilan Bayer Leverkusen dalam menjuarai liga dan Piala Jerman. Keberhasilan ini merupakan pencapaian bersejarah bagi klub, yang berhasil meraih gelar di divisi elit sepak bola Jerman untuk pertama kalinya. Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, bahkan menyatakan bahwa gelar tersebut didedikasikan untuk Christoph Daum. Ia menyampaikan, "Kemenangan ini harus dibagi dan dinikmati bersama mantan manajer kita yang tercinta." Kehilangan Christoph Daum meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia sepak bola, dan kenangan akan dedikasi serta kontribusinya akan selalu dikenang dan dihargai. ANTARA