**Borneonews - Jakarta**, Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan terkait pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ia mengindikasikan bahwa jika IHSG tidak mampu menembus level 7.594 yang merupakan *resistance* terdekat, maka IHSG kemungkinan besar berada di awal gelombang [ii] dari gelombang 3. Hal ini menunjukkan bahwa IHSG berpotensi untuk melanjutkan koreksinya.
Didit memprediksi bahwa koreksi IHSG akan menguji level antara 7.304 hingga 7.465, yang berarti akan menutup beberapa celah harga yang ada. Dia juga menyebutkan level *support* pada angka 7.372 atau 7.207, sementara level *resistance* ditetapkan pada angka 7.610 atau 7.654.
Pada perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merilis beberapa rekomendasi saham yang menarik untuk diperhatikan. Rekomendasi ini berdasarkan analisis teknikal yang dilakukan oleh tim.
Pertama, terdapat saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) yang mengalami penguatan sebesar 0,65 persen mencapai level 780. Transaksi saham ini didominasi oleh volume pembelian, dan pergerakan harga cenderung menunjukkan tren naik. Selama DHNG tetap berada di atas 750 yang dijadikan sebagai titik stoploss, posisi saat ini diperkirakan berada pada awal gelombang (v) dari gelombang [i] di gelombang 3. Rekomendasi untuk saham ini adalah *Speculation Buy* dengan target harga di level 825 atau 845, dan stoploss di bawah 750.
Kemudian saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang menguat 1,10 persen ke level 11.475 juga menjadi perhatian. Saham ini juga diiringi oleh volume pembelian yang tinggi, menunjukkan bahwa pergerakannya masih berada pada fase *uptrend*. Namun, jika ICBP belum berhasil menembus *resistance* di 11.550, maka posisinya kini diperkirakan berada di tahap awal gelombang 2 dari gelombang (C). Rekomendasi yang diberikan adalah *Buy on Weakness* dengan target harga antara 11.650 hingga 12.050, serta stoploss di bawah 10.650.
Saham lainnya adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang mengalami kenaikan 1,06 persen ke level 3.800. Sebuah volume pembelian yang signifikan memicu kenaikan ini, dan pergerakannya masih di atas MA20. Menurut analisis, INCO mungkin berada di akhir gelombang b dari gelombang (i), sehingga dapat diperkirakan bahwa koreksinya akan terbatas. Rekomendasi untuk INCO adalah *Buy on Weakness* dengan target harga berada di rentang 3.940 sampai 4.140, dan stoploss ditetapkan di bawah 3.610.
Terakhir, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menunjukkan penguatan sebesar 1,47 persen hingga mencapai level 2.760, diiringi oleh peningkatan volume pembelian. Jika PTBA mampu dipertahankan di atas level 2.670 sebagai stoploss, maka dipastikan bahwa posisi saat ini adalah di akhir gelombang [v] dari gelombang 1. MNC Sekuritas menyarankan *Speculation Buy* untuk saham ini dengan target harga antara 2.820 dan 2.870, serta stoploss di bawah 2.670.
ANTARA
Analisis dan Rekomendasi Saham Terbaik untuk Perdagangan Hari Ini
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







