JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Timur**, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, melakukan kunjungan untuk menilai pelaksanaan program uji coba pemberian makanan bergizi secara gratis di SDN 04 Cipayung, Jakarta Timur, pada hari Senin. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, serta pejabat lainnya termasuk Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Awaludin, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta, Suharini Eliawati. Dalam kesempatan tersebut, Heru menyapa dan bertemu dengan siswa di berbagai kelas yang ada di sekolah tersebut. Setelah menyapa para siswa, Heru beserta jajaran pemerintah provinsi DKI Jakarta membagikan secara langsung kotak makanan kepada para siswa. Setiap kotak makanan yang diberikan berisi aneka makanan bergizi seperti nasi, telur dadar, jagung, sayur capcay, tempe orek, dan anggur. Program pemberian makanan bergizi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya. Menurut Heru, uji coba yang dilakukan merupakan tahap ketiga dan dirancang agar siswa mendapatkan kesempatan untuk sarapan pagi atau makan siang yang sesuai dengan jadwal kegiatan mereka. Heru mengapresiasi PAM Jaya atas dukungan dana melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yang telah menyediakan 800 paket sarapan bagi para siswa. Ia menambahkan bahwa menu yang diberikan berisi nasi, sayur, telur dadar, tempe orek, capcay, dan jagung, dengan total kalori sekitar 400 per porsi, yang bernilai Rp25.000. Heru juga menekankan pentingnya kerja sama dengan bank sampah, yang bertujuan untuk mengumpulkan kemasan seperti kardus dan alat makan lainnya agar lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu, penyajian makanan akan disesuaikan dengan selera siswa, sambil memastikan bahwa setiap porsi makanan yang disajikan memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. "Biasanya kita melihat apa kesukaan mereka, dan berdasarkan pengamatan, sayur, buah, dan telur hampir habis di makan, sementara nasi terlihat tidak sepenuhnya dihabiskan," ungkap Heru yang memberikan masukan untuk penyesuaian porsi di masa yang akan datang. ANTARA