AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Fuel Terminal (FT) Ternate yang terletak di Maluku Utara, telah menyalurkan bantuan kepada korban yang terdampak banjir bandang di Kelurahan Rua, yang merupakan bagian dari Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. "Keberadaan bencana alam di Kelurahan Rua membuat kami merasa sangat berduka. Kami berinisiatif mengirimkan bantuan berupa sembako, terpal, dan sepatu lars untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban yang terkena dampak," ungkap Giyanto, selaku Manajer Fuel Terminal Pertamina Ternate, pada hari Senin. Dalam penyalurannya, FT Ternate memberikan bantuan yang mencakup kebutuhan pokok serta perlengkapan darurat, yang diserahkan langsung di lokasi FT Ternate. Giyanto juga menekankan pentingnya rasa empati dan kepedulian di tengah situasi yang sulit ini. Lebih lanjut, Giyanto mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dan pemerintah setempat untuk menyikapi bencana banjir bandang di Kelurahan Rua dengan serius dan terarah. "Adapun langkah-langkah untuk menanggapi bencana ini, kami berkomitmen untuk berkoordinasi dengan tim manajemen yang terkait di Regional Papua Maluku, serta bersedia melakukan diskusi lebih lanjut dengan pemerintah daerah," tambahnya. Giyanto menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pertamina merupakan bentuk nyata dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kelurahan Rua. Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun, menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pemerintah dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana. "Dari setiap langkah yang diambil, tujuan kami adalah untuk meringankan beban masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas seperti semula," tuturnya. Saat ini, kebutuhan mendesak masyarakat meliputi berbagai keperluan dapur seperti bahan makanan, makanan instan, serta alat masak. Selain itu, mereka juga memerlukan keperluan kesehatan, seperti obat-obatan dan vitamin untuk mendukung pemulihan setelah menghadapi bencana. ANTARA