MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 1620 Lombok Tengah berkolaborasi dengan kepolisian setempat, yaitu Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah melaksanakan pendataan jumlah pelajar di berbagai sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung program *makan bergizi* yang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan semua siswa mendapatkan akses yang memadai terhadap makanan bergizi. Hal ini penting untuk mendukung kesehatan serta meningkatkan prestasi belajar mereka sejak dini. Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Kav Andi Yusf Kertenagara, melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa pendataan ini mencakup semua jenjang pendidikan, dari tingkat Sekolah Ibtidaiyah (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendataan pelajar ini dianggap krusial sebagai langkah awal untuk memastikan efektivitas program *makan bergizi* yang direncanakan. Dengan data yang akurat, diharapkan distribusi bantuan makanan bisa dilakukan secara optimal sehingga semua siswa dapat menerima makanan berkualitas. Kegiatan pendataan juga mencakup pencatatan jumlah siswa per kelas serta kebutuhan makanan bergizi yang diperlukan untuk seluruh siswa di setiap sekolah. TNI dan Polri berkoordinasi dengan pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga para guru, untuk mengumpulkan data yang tepat dan akurat. Informasi yang diperoleh dari pendataan ini akan digunakan untuk merancang serta melaksanakan program *makan bergizi* yang tepat sasaran. Hal ini ditujukan agar setiap siswa dapat memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Program *makan bergizi* ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Diharapkan, dengan pelaksanaan program ini, dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan fisik dan kinerja akademik siswa di masa depan. ANTARA