PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Kontingen PON XXI/2024 dari Provinsi Sumatera Selatan tetap optimis meskipun terdapat pergeseran jadwal Upacara Pembukaan PON XXI/2024 yang sebelumnya dijadwalkan pada 8 September menjadi 9 September 2024. Menurut Wakil Ketua II KONI Provinsi Sumsel, Arianto, perubahan ini tidak memberikan dampak signifikan terhadap persiapan Kontingen Sumsel. Arianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi resmi mengenai penjadwalan ulang tersebut dari Panitia Besar PON XXI/2024. Pergeseran waktu tidak mengganggu rencana keberangkatan atlet dan ofisial ke lokasi pertandingan, baik di Aceh maupun di Sumatera Utara. Rombongan besar Kontingen PON XXI/2024 dari Sumsel dijadwalkan berangkat dalam dua gelombang pada 5 dan 7 September 2024. Menurut Arianto, keberangkatan tersebut akan dilakukan secara terstruktur untuk memudahkan distribusi. Kontingen Sumsel sendiri terdiri dari 382 atlet yang akan berkompetisi di 50 cabang olahraga. Mereka akan dilepas secara resmi oleh Penjabat Gubernur Sumsel, H Elen Setiadi, pada Jumat, 23 Agustus 2024. Kontingen Sumsel menargetkan untuk masuk dalam jajaran 10 besar pada PON kali ini, setelah sebelumnya hanya menempati posisi ke-16 di PON XX di Papua. Dalam hal kesiapan dan semangat para atlet serta ofisial, Arianto menegaskan bahwa motivasi mereka sangat tinggi. Para atlet diharapkan dapat tampil maksimal di setiap pertandingan yang dihadapi. Salah satu atlet biliar dari Kontingen PON XXI/2024, Elis, menyampaikan bahwa tim tetap berusaha menjaga ritme latihan serta semangat bertanding. Meskipun memiliki fasilitas latihan yang baik di Palembang, mereka menghadapi tantangan terkait karakter lintasan boling yang berbeda, terutama saat berkompetisi di Medan. Elis menjelaskan bahwa mereka berlatih enam pertandingan per hari dan menghadapi perubahan dalam jumlah pertandingan dari 8 menjadi 6 pertandingan, yang menuntut konsentrasi lebih tinggi dari para atlet. Tim boling Sumsel saat ini berlatih di Jakabaring Sport City, Palembang, yang dikenal sebagai salah satu lintasan boling terbaik di Asia Tenggara. Latihan bersama ini pun diikuti oleh atlet boling dari NAD Darussalam (Aceh) yang juga memilih untuk berlatih di fasilitas ini. ANTARA